• Sabtu, 18 April 2026

BPBD Kabupaten Pasuruan Resmikan Unit Layanan Disabilitas untuk Penanggulangan Bencana Inklusif

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 17 Juni 2025 | 11:30 WIB
Inklusi Bencana di Pasuruan: Unit Layanan Disabilitas Diresmikan, Simulasi Disaksikan Ketua PKK (Foto: pasuruabnkab.go.id)
Inklusi Bencana di Pasuruan: Unit Layanan Disabilitas Diresmikan, Simulasi Disaksikan Ketua PKK (Foto: pasuruabnkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan membentuk sebuah Unit Layanan Disabilitas sebagai bagian dari penanggulangan bencana yang inklusif.

Unit ini resmi diperkenalkan melalui simulasi bencana yang diadakan pada hari Jumat, 13 Juni 2025, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Kegiatan simulasi tersebut menampilkan partisipasi para penyandang disabilitas dari tiga ragam, yakni tuna rungu, tuna netra, dan tuna daksa.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Lewat Rapat Koordinasi Dipimpin Wakil Bupati

Simulasi ini bertujuan mengedukasi dan menyosialisasikan pelayanan penanganan bencana yang ramah bagi difabel.

Acara ini mendapat perhatian khusus dari pejabat penting daerah, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariesta Yudi, yang hadir untuk menyaksikan langsung proses simulasi tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, drg Merita terlihat menyeka air matanya, terharu oleh kegigihan para ibu penyandang disabilitas yang menggendong anak-anak mereka dengan penuh ketabahan.

Baca Juga: Al Ghazali Kenang Momen Siraman Jelang Pernikahan dengan Alyssa Daguise: “Akan Selalu Terkenang”

Momen mengharukan lainnya terjadi saat Ketua Pertuni Kabupaten Pasuruan, Deni Kurniawan, membacakan puisi berjudul "Sama Tanpa Berbeda" yang menyentuh hati para hadirin.

"Dari sini saya memahami bahwa bersyukur adalah cara paling sederhana yang bisa kita lakukan, karena masih ada yang di bawah kita tapi mereka serasa jauh di atas kita," ungkap drg Merita Ariesta Yudi saat mendengar puisi tersebut.

Dalam pidatonya, drg Merita juga menyampaikan harapan dan doa agar seluruh penyandang disabilitas selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Bupati Lumajang Indah Amperawati Tegaskan Komitmen Benahi Kolam Renang Veteran Jadi Lokasi Kejuaraan Renang Tingkat Nasional

"Saya doakan selalu sehat dan semangat beraktifitas. Salam cinta saya untuk anda semua," tuturnya penuh haru.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menambahkan bahwa Unit Layanan Disabilitas bukanlah Unit Pelaksana Teknis (UPT), melainkan sebuah struktur internal pemerintahan yang berfungsi menjadi jembatan komunikasi bagi penyandang disabilitas terkait kebencanaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X