• Sabtu, 18 April 2026

Aktivitas Gunung Raung Tetap di Level Waspada, Pendakian Ditutup Sementara Demi Keamanan Masyarakat

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 17 Juni 2025 | 13:27 WIB
Aktivitas Gunung Raung di Level Waspada, Pendakian Dilarang Sementara (Foto: banyuwangikab.go.id)
Aktivitas Gunung Raung di Level Waspada, Pendakian Dilarang Sementara (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Gunung Raung yang terletak di perbatasan tiga kabupaten yaitu Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso, masih berada pada status Level II atau Waspada.

Status ini belum mengalami perubahan sejak penetapan terakhir pada Desember 2023, meskipun gunung tersebut mengalami beberapa erupsi ringan dalam beberapa waktu terakhir.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, seluruh kegiatan pendakian ke Gunung Raung resmi ditutup sampai waktu yang belum dapat ditentukan demi menjaga keselamatan para pendaki dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19 Lewat Rapat Koordinasi Dipimpin Wakil Bupati

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengimbau agar masyarakat tidak khawatir berlebihan dan tetap tenang menghadapi kondisi Gunung Raung saat ini.

“Masyarakat mohon tetap tenang, tidak perlu panik. Ikuti petunjuk dan arahan dari petugas yang berwenang,” ujar Ipuk pada Senin, 16 Juni 2025.

Ia juga mengingatkan agar warga senantiasa berhati-hati terhadap informasi hoaks yang bisa menyesatkan dan meminta agar masyarakat mencari informasi dari sumber resmi dan terpercaya.

Baca Juga: Al Ghazali Kenang Momen Siraman Jelang Pernikahan dengan Alyssa Daguise: “Akan Selalu Terkenang”

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Danang Hartanto menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunungapi Raung yang berlokasi di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon.

Data dari periode 5 hingga 15 Juni 2025 menunjukkan telah terjadi 49 kali erupsi, sebagian besar berupa hembusan asap berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas yang bervariasi.

Menurut Danang, “Status Waspada ini hanya menimbulkan ancaman bahaya di sekitar pusat erupsi. Rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG agar tidak beraktivitas pada radius 3 km dari kawah/puncak.”

Baca Juga: Bupati Lumajang Indah Amperawati Tegaskan Komitmen Benahi Kolam Renang Veteran Jadi Lokasi Kejuaraan Renang Tingkat Nasional

Penutupan jalur pendakian diberlakukan mulai 14 Juni 2025 setelah terjadi hujan abu vulkanik di Pos 7 pendakian yang menjadi alasan utama penutupan sementara ini.

“Penutupan ini masih dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan dengan melihat perkembangan selanjutnya,” jelas Danang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X