“Uang kaget ini sudah dua periode diterapkan, sebenarnya ini diserahkan langsung bersamaan dengan penyerahan medali, berhubung kemarin belum sempat jadi baru diserahkan ketika pulang,” ungkap Sahari.
Selain hadiah dari KONI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga juga menyiapkan penghargaan khusus untuk para atlet berprestasi.
Hal ini sejalan dengan komitmen Bupati Setyo Wahono yang akan memberikan insentif besar kepada atlet pemenang medali.
Bagi atlet yang meraih medali emas, pemerintah menyediakan hadiah sebesar Rp 35,8 juta.
Medali perak mendapatkan insentif sebesar Rp 30,9 juta, sedangkan medali perunggu mendapatkan hadiah Rp 26 juta per orang.
Baca Juga: “Asahi Hi Hi Hi” Viral Usai TREASURE Tampil di Jakarta, Jadi Meme Favorit Teume Indonesia
Sahari menambahkan, pelatih atlet juga mendapat keuntungan berupa insentif sebesar 25 persen dari total hadiah yang didapatkan atletnya.
Dana untuk insentif pelatih ini dianggarkan secara terpisah dan tidak diambilkan dari hadiah atlet.
“Alhamdulillah ini luar biasa, pelatih juga akan dapat 25% dari total hadiah dan dianggarkan sendiri, tidak diambilkan dari hadiah yang didapatkan atlet,” tambah Sahari. (gha)
Artikel Terkait
Kota Malang Pimpin Perolehan Medali di Porprov Jawa Timur IX 2025 dengan Target Juara Umum
Wali Kota Malang Lepas 1.142 Atlet dan Targetkan 162 Emas di Porprov IX Jawa Timur 2025
Bupati Lukman Hakim Lepas Kontingen Atlet Bangkalan ke Porprov Jawa Timur IX dengan Dukungan Fasilitas dan Beasiswa Atlet Berprestasi
Pemerintah Kota Batu Resmi Lepas 724 Atlet Porprov Jatim IX 2025, Targetkan 40 Medali Emas dan Posisi 10 Besar
Tim Futsal Putri Kota Batu Tampil Panas Meski Kalah Tipis 2-1 dari Kabupaten Blitar di Porprov Jatim IX 2025