Dalam rembuk ini, bidan desa Titin Sri Purwati menjadi narasumber utama yang mengupas tuntas definisi dan faktor risiko stunting.
Baca Juga: Yamaha Fazzio Hybrid Hadirkan Warna Baru Grayceful Pink dan Yolo Black, Ini Spesifikasi Lengkapnya!
Ia juga membagikan strategi pencegahan yang dapat dilakukan oleh keluarga untuk menjaga kesehatan dan gizi anak.
Peserta diberikan kesempatan berdiskusi dan mengajukan pertanyaan yang meningkatkan pemahaman mereka tentang stunting.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Karanganyar berharap masyarakat menjadi lebih sadar dan proaktif dalam menjaga gizi anak mereka.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata menurunkan angka stunting demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (gha)
Artikel Terkait
Pemkab Lumajang Percepat Pelayanan Kartu Identitas Anak dengan Kolaborasi Layanan Kesehatan Demi Tingkatkan Kesadaran Warga
Penataan Parkir Kolaboratif Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk Optimasi PAD dan Pelayanan Masyarakat
Lumajang Percepat Predikat Kabupaten Layak Anak dengan Pengembangan Perpustakaan Desa dan Pusat Informasi Sahabat Anak yang Ramah Literasi
Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong Lumajang, Pramuka Bersama Bangun Rumah Layak Huni dan Fasilitas Umum
Bupati Indah Amperawati Lepas 478 Personel Kontingen Lumajang untuk PORPROV Jawa Timur 2025 di Malang Raya