WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengurangi angka pengangguran melalui penyelenggaraan Gresik Job Fair 2025.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2 hingga 3 Juli 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Gresik Job Fair 2025 diselenggarakan di SMA Negeri 1 Driyorejo dan menghadirkan total 2.723 lowongan kerja yang ditawarkan oleh 43 perusahaan.
Baca Juga: Momen Haru Nikah Massal di Istiqlal, 100 Pasangan Resmi Halal & Dapat Hotel Gratis dari Kemenag
Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan informasi lowongan, tetapi juga dapat mengikuti proses walk in interview secara langsung dengan pihak perusahaan.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi pelaksanaan Job Fair tahun ini yang dianggap sebagai bagian penting dari strategi pengurangan pengangguran di wilayahnya.
"Masalah pengangguran bukan hanya menjadi masalah daerah, tetapi juga masalah regional dan nasional. Oleh karena itu, penanganannya pun perlu dilaksanakan secara bersama-sama antara pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat," ujar Gus Yani saat membuka acara.
Baca Juga: Layang-Layang Bikin Whoosh Mogok! KCIC Catat 50 Insiden, Kereta Cepat Tertunda hingga 50 Menit
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Job Fair bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan upaya konkret yang dikawal sejak pendaftaran, verifikasi melalui aplikasi AK1, hingga proses rekrutmen.
Gus Yani juga meminta kepada camat dan kepala desa di seluruh wilayah Gresik agar turut serta memantau lowongan pekerjaan yang tersedia melalui sistem daring.
"Saya ucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair kali ini. Keberhasilan pelaksanaan Job Fair merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat," tuturnya.
Sebagai sarana pendukung akses informasi tenaga kerja, Pemkab Gresik kini mengandalkan platform Gresik Kerja untuk memudahkan masyarakat mencari lowongan kerja secara real time.
"Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan akses informasi pekerjaan. Kami apresiasi semua perusahaan yang peduli membuka peluang, termasuk bagi penyandang disabilitas sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, minimal satu persen dari total kebutuhan," tegas Gus Yani.
Artikel Terkait
IFG Turut Berpartisipasi dalam Job Fair 2025 untuk Hasilkan Talenta Unggul Indonesia Emas 2045
Wamenaker Immanuel Ebenezer: Membludaknya Pencari Kerja di Job Fair Bekasi Jadi Koreksi Serius untuk Pemerintah
Wamenaker Geram! HRD Sebut Job Fair Hanya Formalitas, Desak Pemecatan dan Siap Lakukan Investigasi Khusus
Lepas Sambut Komandan Kodim 0817 Gresik: Letkol Fadly Subur Karamaha Resmi Gantikan Letkol Ahmad Saleh Rahanar
Job Fair Kabupaten Jombang 2025 Resmi Dibuka, 27 Perusahaan Tawarkan 1.584 Lowongan Kerja dengan Sistem Paperless