• Sabtu, 18 April 2026

Komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik Percepat Penurunan Angka Stunting dengan Strategi Terpadu dan Sinergi Lintas Sektor

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 22 Juli 2025 | 13:15 WIB
Wakil Bupati Gresik Tegaskan Sinergi Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Stunting di 2025 (Foto: gresikkab.go.id)
Wakil Bupati Gresik Tegaskan Sinergi Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Stunting di 2025 (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat komitmen dalam mempercepat penurunan angka stunting dengan langkah yang terpadu dan berkelanjutan.

Kegiatan Sosialisasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Kabupaten Gresik Tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif pada Senin (21/07).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Dalam kesempatan tersebut, Wabup Gresik menegaskan bahwa upaya menurunkan stunting membutuhkan kerja bersama lintas sektor mulai dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten.

Baca Juga: KM Barcelona V Terbakar di Perairan Talise, Penumpang Terjun ke Laut Diselamatkan Tim SAR dan Warga Sekitar

“Di tahun 2025, kita menargetkan penurunan angka stunting yang signifikan. Pada tahun 2030, kita upayakan, stunting di Kabupaten Gresik bisa ditekan hingga satu digit. Ini bukan kerja satu atau dua pihak saja, tetapi perlu sinergi semua elemen,” tegasnya.

Stunting tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak serius pada perkembangan otak serta kecerdasan mereka.

Anak-anak yang mengalami stunting mempunyai risiko mengalami keterbelakangan mental serta berbagai penyakit kronis di kemudian hari.

Baca Juga: Emil Dardak Ungkap Dua Penyanyi Korea Favoritnya Usai Nyanyikan Lagu Byeon Woo Seok di Resepsi Megawati

Data dari SSGI menunjukkan tren positif penurunan prevalensi stunting secara nasional, yang turun dari 21,5% pada tahun 2023 menjadi 19,8% di tahun 2024.

Di tingkat provinsi Jawa Timur juga terjadi pengurangan angka stunting menjadi 14,7% pada 2024.

Kabupaten Gresik mencatat penurunan kecil dari 15,4% menjadi 15,2%, sebuah capaian yang patut diapresiasi sebagai hasil kerja sama kolektif berbagai pihak.

Baca Juga: Nyanyi Lagu Korea di Resepsi Megawati Hangestri, Emil Dardak Bikin Netizen Meleleh: “Sudden Shower!”

Meski demikian, tantangan untuk menurunkan angka stunting masih terbuka lebar, sehingga sinergi dan kolaborasi antarpihak harus terus diperkuat.

Wakil Bupati Asluchul Alif aktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan intervensi yang dilaksanakan tepat sasaran dan berbasis data akurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X