Kontingen dijadwalkan tiba pada tanggal 26 Juli dan langsung mengikuti perlombaan mulai 27 Juli.
Perjalanan pulang direncanakan pada 28 Juli, dengan perkiraan tiba kembali di Mojokerto pada tanggal 29 Juli.
Dedy menambahkan bahwa seluruh keberangkatan dan kegiatan kontingen didukung oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto, termasuk fasilitas transportasi bus sedang, layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, serta dukungan dari dua BUMD yaitu BPR Majatama dan PDAM Majapahit.
Lebih jauh, Dedy menegaskan bahwa ajang Fornas bukan hanya sebuah kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana rekreasi, mempererat tali persaudaraan antar komunitas olahraga masyarakat, serta sebagai wadah untuk memperkenalkan kearifan lokal Mojokerto di tingkat nasional.
"Berangkat bukan sekedar hadir. Langkahmu menginspirasi dan prestasimu diukir tak hanya juara yang kucari, namun terus menguji kemampuan mengenali diri. Maka teman-teman pulanglah nanti dengan kisah berharga penuh prestasi dan cinta kepada nusantara," tandasnya.
Dengan modal semangat juang Majapahit yang diwariskan leluhur, kontingen Mojokerto siap berlaga dan berharap dapat membawa pulang prestasi gemilang dari Fornas VIII di NTB. (gha)
Artikel Terkait
Ajakan KORMI dan Kemenkominfo kepada Komunitas Goweser Probolinggo untuk Berhati-hati terhadap Penipuan di Internet
Pjs Bupati Mojokerto Lepas 143 Atlet Kormi Menuju FORDA II Jatim 2024
FORDA II KORMI Jatim Digelar di Surabaya, Libatkan 3.677 Pegiat Olahraga
Pj Bupati Heru Suseno Lepas Kontingen KORMI Tulungagung Menuju FORDA II Jawa Timur
Target Medali Emas, Wali Kota Malang Resmi Lepas 110 Atlet KORMI Menuju Fornas VIII di Mandalika