• Sabtu, 18 April 2026

Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura Gelar Sosialisasi Bahaya Gadget untuk Siswa SDN Lapa Laok 2, Sumenep

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 23 Juli 2025 | 20:24 WIB
Mahasiswa KKN UTM Sosialisasikan Bahaya Gadget ke Siswa SDN Lapa Laok 2 di Sumenep (Foto: sumenepkab.go.id)
Mahasiswa KKN UTM Sosialisasikan Bahaya Gadget ke Siswa SDN Lapa Laok 2 di Sumenep (Foto: sumenepkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Selasa (22/07/2025), sebanyak 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 39 dari Universitas Trunojoyo Madura melaksanakan sosialisasi mengenai bahaya penggunaan gadget di SDN Lapa Laok 2, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran digital sejak usia dini di kalangan para siswa Sekolah Dasar agar mereka menggunakan gadget secara bijak dan aman.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Sumenep, Fenomena penggunaan gadget yang semakin marak di kalangan anak-anak menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama apabila tanpa pengawasan dan pemahaman yang memadai.

Baca Juga: Tekankan Disiplin Waktu, Dosen MMI Universitas Ma Chung Ini Kisahkan Pengalamannya Pimpin Sidang di Forum PBB hingga Buat Negara Lain Respek

Gadget yang digunakan secara berlebihan dapat berdampak negatif pada perkembangan fisik, mental, hingga sosial anak.

Afida, salah satu peserta KKN Kelompok 39, menyatakan, "Berangkat dari keprihatinan tersebut, KKN Kelompok 39 mengambil inisiatif untuk memberikan edukasi komprehensif kepada siswa di SDN Lapa Laok 2."

Sosialisasi ini melibatkan siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Metode yang digunakan bersifat interaktif dan mudah dipahami agar siswa dapat menangkap pesan mengenai berbagai dampak negatif penggunaan gadget berlebihan.

Baca Juga: Pulang dari Korea Selatan, Dosen Akuntansi Universitas Ma Chung Ini Ceritakan Pengalamannya Studi Doktoral di Yeungnam University Berkat Beasiswa

Dampak yang disampaikan meliputi gangguan kesehatan seperti masalah penglihatan, sakit kepala, gangguan tidur, serta risiko obesitas akibat minimnya aktivitas fisik.

Selain itu, dampak psikologis seperti kecanduan, kecemasan, depresi, dan menurunnya konsentrasi belajar juga menjadi fokus pembahasan.

Dampak sosial termasuk berkurangnya interaksi langsung antara anak dengan teman dan keluarga, serta potensi terpapar konten negatif melalui media digital.

Baca Juga: Soal Pembentukan Koperasi Merah Putih, DPRD Kota Malang Rendra Masdrajad Safaat Sebut Kunci Kesuksesan Koperasi Terletak pada 3 Hal Ini

Dari sisi akademik, penggunaan gadget yang tidak terkontrol juga menyebabkan penurunan prestasi belajar karena waktu belajar tergantikan oleh aktivitas gadget.

Afida menambahkan, selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membuat para siswa antusias bertanya tentang cara penggunaan gadget yang aman dan bermanfaat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Sumenepkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X