Memberikan makanan tambahan bergizi menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Bojonegoro dalam menangani permasalahan stunting di lapangan.
Baca Juga: Kriminolog: Wajah Tertutup Lakban, Kematian Diplomat Arya Daru Dinilai Sarat Kejanggalan
Dwi Ariska, seorang ibu yang menerima bantuan makanan tambahan untuk balita stunting di Desa Jelu, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian pemkab.
"Terimakasih kepada Pemkab Bojonegoro, semoga bantuan ini terus berlanjut dan dapat memperbaiki gizi balita di Kabupaten Bojonegoro," ujarnya penuh harap.
Upaya terpadu antara program pemerintah dan dukungan masyarakat diharap dapat terus menurunkan angka stunting demi menciptakan generasi sehat dan berkualitas di Kabupaten Bojonegoro. (gha)
Artikel Terkait
Kebersamaan yang Hangat: Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq Rayakan Idul Fitri dalam Acara Halal Bi Halal
Wakil Bupati Bojonegoro Tekankan Program Luwih Apik dan BPJS Ketenagakerjaan untuk Kesejahteraan Masyarakat di Hari Kebangkitan Nasional 2025
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Dorong Ikatan Bidan Indonesia Tingkatkan Profesionalisme dan Tekan Angka Kematian Ibu Bayi serta Stunting
Dialog Interaktif SAPA BUPATI Bojonegoro Sosialisasikan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2025 dan Tampung Aspirasi Warga
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Terima Penghargaan Atas Inovasi Pangan dan Pengentasan Kemiskinan di Acara JTV Surabaya