Program ini pun sesuai dengan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 yang mengatur peran aktif TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.
Baca Juga: Kriminolog: Wajah Tertutup Lakban, Kematian Diplomat Arya Daru Dinilai Sarat Kejanggalan
Dandim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, menjelaskan bahwa kegiatan TMMD tahun ini berfokus pada peningkatan infrastruktur yang mendukung kebutuhan dasar masyarakat serta pertanian.
“Harapannya adalah tercapainya kesejahteraan rakyat sekaligus mendukung kebijakan pusat dan daerah sesuai perintah Presiden,” jelas Dandim Dicky Prasojo.
“Saya ucapkan selamat melaksanakan TMMD ke-125. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas Sekdakab Agus Purnomo menutup sambutan.
Baca Juga: Wuling Air EV Punya Teknologi Canggih, Tapi Kenapa Banyak Pengguna Keluhkan Joknya Kurang Nyaman?
TMMD ke-125 ini melibatkan sekitar 200 personil dari TNI, Polri, dan masyarakat yang akan menjalankan program hingga 21 Agustus 2025.
Sekda Agus Purnomo menegaskan bahwa program ini akan menjadi agenda tahunan Pemkab Jombang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. (gha)
Artikel Terkait
Penutupan TMMD ke-124 di Desa Kebalankulon Lamongan: Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Ketahanan Masyarakat
Kolaborasi Kapolres dan Bupati Jombang Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dengan Semangat Pelayanan untuk Masyarakat
Bupati Warsubi Lepas 291 Kontingen PORSENI Madrasah Jombang Menuju Ajang Provinsi Jatim
Penguatan Kelembagaan Koperasi di Kabupaten Jombang untuk Meningkatkan Ekonomi Rakyat Lewat Sinergi Lembaga
Pemerintah Kabupaten Jombang Perkuat Kolaborasi PPAT dan Kepala Desa untuk Optimalisasi Pajak Daerah dan Kebijakan Pro-Rakyat