• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Banyuwangi Ajukan Penambahan Armada Kapal Atasi Kemacetan Parah di Pelabuhan Ketapang Bersama Forkopimda

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 00:12 WIB
Bupati Ipuk Ajukan Penambahan Armada Kapal Atasi Macet Parah di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Foto: banyuwangikab.go.id)
Bupati Ipuk Ajukan Penambahan Armada Kapal Atasi Macet Parah di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah armada kapal di Pelabuhan Ketapang.

Permintaan tersebut bertujuan untuk mengurai kemacetan parah yang terjadi di jalur Situbondo menuju Banyuwangi.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Kemacetan ini disebabkan oleh keterbatasan kapal yang mengangkut kendaraan berat di pelabuhan tersebut.

Baca Juga: Setelah 10 Tahun Negosiasi, Prabowo Umumkan Perjanjian Ekonomi RI-Uni Eropa Akhirnya Tuntas

Langkah ini muncul sebagai keputusan dari Rapat Koordinasi Forkopimda Banyuwangi pada Kamis (24/7/2025).

Rapat itu dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi, Dandim 0825, Danlanal Banyuwangi, Kejaksaan Negeri, KSOP, dan kepala OPD terkait.

“Kami sudah meminta kepada Kemenhub penambahan armada kapal yang dioperasikan di Pelabuhan Ketapang. Atau ada perbantuan kapal yang bisa dikirim ke Banyuwangi dari pelabuhan lain untuk bisa mengangkut kendaraan tonase besar,” ujar Bupati Ipuk usai rapat koordinasi Kamis (24/7/2025).

Baca Juga: Anies Baswedan Soroti Presiden RI yang Lama Absen di Forum PBB: “Rumah Besar Tapi Tak Pernah Rapat”

Fokus utama pada rakor adalah mencari solusi kemacetan yang terjadi akibat penumpukan truk besar yang akan menyeberang ke Gilimanuk, Bali.

Data dari otoritas pelabuhan menyebutkan hanya 11 dari 17 kapal yang mampu mengangkut truk sumbu tiga dengan tonase di atas 35 ton dapat beroperasi.

Kapalkapal yang tidak beroperasi saat ini sedang menjalani proses perbaikan dan docking setelah evaluasi keselamatan pasca tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Tiba-Tiba Cabut Gugatan Rp100 Miliar ke Reza Gladys, Kuasa Hukum: Fokus ke Kasus Pidana!

Kondisi ini membuat kapal yang tersedia tidak cukup untuk mengurai antrean panjang kendaraan berat di jalur arteri.

Forkopimda meminta penambahan armada kapal yang dapat melayani truk berat, khususnya di dermaga LCM Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X