• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Bangkalan Kirim Armada Tangki Air Bersih ke 7 Desa Terdampak, Sinergi BPBD, PDAM, Dinas Sosial, dan PMI Atasi Krisis Kekeringan Musim Kemarau

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 11 Agustus 2025 | 12:09 WIB
Pemkab Bangkalan Gerakkan Armada Tangki, Air Bersih Tiba di 7 Desa Terdampak (Foto: bangkalankab.go.id)
Pemkab Bangkalan Gerakkan Armada Tangki, Air Bersih Tiba di 7 Desa Terdampak (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bangkalan segera menyalurkan tujuh armada tangki berisi air bersih ke desa-desa yang paling terdampak kekeringan pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Penyaluran bantuan air ini menjadi upaya tanggap darurat karena musim kemarau telah mengeringkan sejumlah sumber air di wilayah tersebut sampai berstatus siaga.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Kegiatan pendistribusian air bersih dilakukan dari Pendopo Agung dan menyasar tujuh desa di empat kecamatan yang paling membutuhkan pasokan air.

Baca Juga: Menyambut HUT RI ke-80, favehotel Malang Hadirkan Program Spesial untuk Tamu

Program bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara empat instansi penting, yaitu BPBD, PDAM, Dinas Sosial, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkalan.

“Kita bergerak berdasarkan permintaan resmi dari kecamatan, kepala desa, atau anggota DPRD. Hasil pemetaan BPBD menunjukkan, ada 50 desa di Bangkalan yang berpotensi mengalami kekeringan, meski jumlahnya berkurang dibanding tahun‑tahun sebelumnya,” ungkap Ismed Efendi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bangkalan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif mencari dan memanfaatkan sumber air lokal, serta membuka kemungkinan desa menganggarkan dana desa untuk penanganan darurat agar kebutuhan air tetap tercukupi.

Baca Juga: Dispussipda Kota Malang Rayakan HUT ke-80 RI dengan Tambahan Koleksi Naskah Bersejarah

Plt Kepala BPBD Bangkalan, Rizal Mardiansyah, menegaskan bahwa air yang disediakan oleh PDAM adalah gratis, sementara pemerintah hanya menanggung biaya operasional armada tangki.

Tim di lapangan bekerja secara intensif untuk memastikan air bersih sampai ke masyarakat yang membutuhkan tanpa ada kelangkaan.

Ketua PMI Bangkalan, Sa’ad Asjari, menyatakan bahwa kolaborasi antara PMI, BPBD, Dinas Sosial, dan PDAM sudah terjalin setiap musim kemarau dan tahun ini mereka bergerak lebih cepat guna meminimalkan dampak kekeringan.

Baca Juga: Wali Kota Malang Resmikan HIPMI Fresh Market, Dorong Hidup Sehat dan Ekonomi Warga

Berdasarkan data dari BMKG, wilayah Madura masih dalam fase kemarau basah pada bulan Agustus, sementara puncak musim kemarau diperkirakan akan datang pada bulan September.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan akan memperluas pendistribusian air bersih ke desa-desa lain jika kondisi kekeringan makin meluas di masa mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X