Bagi Puguh, keberhasilan program sekolah rakyat tidak bisa hanya mengandalkan guru. Orang tua atau wali murid juga perlu diberdayakan dalam proses pembentukan karakter dan semangat belajar anak.
“Orang tua perlu dilibatkan. Misalnya dua pekan sekali atau sebulan sekali, keluarga atau wali murid diundang ke sekolah rakyat untuk diberikan pembekalan." papar Puguh.
"Mereka perlu memiliki kesadaran bahwa peran mereka penting dalam membentuk karakter, kepribadian, dan semangat belajar anak,” lanjutnya.
Selain fokus pada siswa, Puguh menekankan pentingnya memperhatikan kesejahteraan dan kelayakan kerja guru.
Menurutnya, pemenuhan fasilitas yang sudah menjadi standar program sekolah rakyat, mulai dari makan hingga kebutuhan dasar penunjang proses belajar-mengajar harus dijamin.
“Kalau tata kelola, pendampingan, dan fasilitas berjalan sesuai harapan, maka tujuan besar pemerintah untuk sekolah rakyat akan benar-benar terwujud,” pungkas Puguh. (net)
Artikel Terkait
Awali Tahun Ajaran Baru, Puguh DPRD Jatim Minta MPLS Tekankan Pembelajaran Etika dan Moral untuk Siswa
Pesan Menginspirasi Legislator Puguh di Pembukaan MPLS SMP Muhammadiyah 2 Malang: Latihan adalah Kunci Kesuksesan
Anggota DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas Ungkap Bukti Negara Hadir Lewat Sekolah Rakyat
Sound Horeg Haram Gegara Polusi Suara dan Joget, Puguh DPRD Jatim Nilai Perlu Solusi Lewat Regulasi
Kegiatan Sosial Puguh Foundation Sentuh Warga Tumpang, Ratusan Nasi Kotak Dibagikan di Masjid As Shidiq