WartaJatim.CO.ID -Hari Pramuka ke-64 di Jawa Timur tahun 2025 diperingati secara istimewa dengan penyelenggaraan apel akbar di Dermaga Ujung Markas Komando Armada II (Koarmada II) Surabaya pada tanggal 14 Agustus.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Apel ini digelar dengan latar belakang kapal perang KRI Surabaya 591 dan KRI Makassar sebagai simbol kekuatan maritim bangsa.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jatim, memimpin langsung upacara yang dihadiri oleh ribuan anggota Pramuka dari berbagai wilayah serta pejabat daerah, seperti Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Putaran Ketiga Kualifikasi Liga Champions 2025-2026
Dalam acara tersebut, Bupati Indah Amperawati menegaskan bahwa pelaksanaan apel di laut bukan hanya sebagai inovasi lokasi, tetapi juga menyampaikan pesan strategis kepada generasi muda mengenai pentingnya laut sebagai identitas bangsa.
Ia mengatakan, “Laut adalah identitas besar bangsa Indonesia. Apel di atas kapal perang memberi pesan bahwa generasi muda harus siap menjaga kedaulatan, mencintai laut, dan menumbuhkan nasionalisme. Saya bangga Lumajang bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini.”
Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menambahkan bahwa laut bukan saja ruang geografis, tetapi sumber daya strategis yang wajib dijaga.
Baca Juga: BRI Peduli Tingkatkan Literasi Siswa NTB Lewat Program Literasi Anak Negeri
Ia mengungkapkan, “Ini bukan sekadar seremoni, melainkan pembelajaran langsung tentang arti penting laut bagi bangsa. Saya berharap Pramuka Lumajang pulang dengan semangat baru untuk menjaga persatuan dan cinta tanah air.”
Selain itu, acara peringatan ini juga dimanfaatkan untuk mendukung Gerakan 10 Juta Bendera, yaitu kampanye nasional yang mengajak masyarakat mengibarkan bendera merah putih secara serentak menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80.
Bupati Indah mengimbau, “Gerakan ini adalah simbol penyatuan langkah bangsa. Kibarkan bendera di rumah, sekolah, kantor, hingga jalan desa. Tunjukkan bahwa kita bangga menjadi bagian dari Indonesia.”
Baca Juga: Kemensos Salurkan Ribuan Laptop dan Seragam untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Pastikan Transparan
Sedangkan Wakil Bupati Yudha menegaskan bahwa mengibarkan bendera adalah wujud sederhana namun kuat dalam menumbuhkan semangat persatuan bangsa.
Peringatan hari Pramuka di laut ini dijadikan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka kepada generasi muda, agar mereka menjadi pribadi yang kuat, adaptif, dan berkarakter dengan kesadaran tinggi akan pentingnya laut bagi bangsa.
Artikel Terkait
Wakil Bupati Lumajang Tekankan Peran Pramuka dalam Membentuk Generasi Sehat dan Peduli Lingkungan di Jambore Pasrujambe 2025
Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong Lumajang, Pramuka Bersama Bangun Rumah Layak Huni dan Fasilitas Umum
Lomba Peraturan Baris Berbaris Pramuka di Bojonegoro Bentuk Kepemimpinan dan Karakter Generasi Muda dengan Disiplin Tinggi
Lomba Peraturan Baris Berbaris Pramuka Siaga dan Penegak di GOR Utama Ngumpakdalem Bojonegoro Meriahkan Peringatan HUT RI Ke-80
Pramuka Lumajang Gelar Gerakan Bersih Pantai Bersama TNI, Polri, dan Masyarakat untuk Memperkuat Pariwisata Berkelanjutan di Pesisir