• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Lumajang Indah Amperawati Serahkan SK ASN Baru Dorong Pelayanan Publik Profesional

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 25 Agustus 2025 | 19:55 WIB
Penyerahan SK ASN Tahap II oleh Bunda Indah Dorong Transformasi Birokrasi Lumajang (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Penyerahan SK ASN Tahap II oleh Bunda Indah Dorong Transformasi Birokrasi Lumajang (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, menegaskan bahwa penguatan kualitas aparatur merupakan langkah penting dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih amanah, manusiawi, dan berkeadilan.

Hal ini disampaikan saat penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru, yang terdiri atas 1 PNS dan 19 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024, dalam Upacara Bendera di Halaman Kantor Bupati pada Senin, 25 Agustus 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Bunda Indah menekankan bahwa kehadiran ASN baru bukan sekadar menambah jumlah tenaga aparatur, tetapi juga menjadi energi baru dalam mempercepat pelayanan publik dan mendukung program strategis pembangunan daerah.

Baca Juga: Desa Bisa Jadi Pusat Ekonomi, Puguh DPRD Jatim Dorong Anak Muda Ambil Peran

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya ucapkan selamat. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas, karena masyarakat menaruh harapan besar pada kinerja ASN,” ujarnya.

Formasi ASN di Lumajang tahun 2024 ditetapkan sebanyak 653, dengan 650 formasi telah terisi, terdiri atas 631 pada Tahap I dan 19 pada Tahap II, sementara 3 formasi masih kosong, yaitu 1 di bidang teknis dan 2 di bidang kesehatan.

Bunda Indah menegaskan, ASN harus memiliki kompetensi, kedisiplinan, dan etos kerja tinggi agar mampu mendukung visi pembangunan Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Dari Saham hingga Emas, Begini Rekomendasi Instrumen Investasi Syariah dan Risiko Masing-Masing

“ASN wajib memberikan pelayanan prima, profesional, jujur, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Kita ini abdi negara sekaligus abdi masyarakat, bukan sekadar status jabatan,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar ASN tidak terjebak pada rutinitas birokrasi, tetapi terus adaptif dalam menghadapi tantangan, termasuk di era digital, dengan mengedepankan transparansi, kecepatan, dan inovasi dalam setiap pelayanan publik.

Bunda Indah mengingatkan ASN untuk memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi kritik, termasuk di media sosial, dan selalu memberi penjelasan dengan bijaksana jika aturan sudah dijalankan namun masih ada yang keberatan.

Baca Juga: Mobil 7 Seater Bekas di Bawah Rp100 Juta, Pilihan Praktis untuk Keluarga dan Transportasi Online

“Kalau aturan sudah dijalankan dengan benar namun masih ada yang keberatan, maka tugas kita adalah memberi penjelasan dengan bijaksana. Jangan emosional, jangan sakiti hati rakyat. Ingat, kita bekerja untuk rakyat, bukan untuk dipuji,” ungkapnya.

Dengan tambahan ASN baru, Pemkab Lumajang optimistis dapat memperkuat kualitas birokrasi, mempercepat transformasi pelayanan publik, serta memberikan kontribusi nyata di sektor kesehatan, pendidikan, dan pelayanan teknis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X