• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Bangkalan Lukman Hakim Apresiasi Buku Zuhri Bahri Tentang Perlindungan Pekerja dan Dorong Kesadaran Jaminan Sosial

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:12 WIB
Lukman Hakim Ajak Generasi Muda Bangkalan Peduli Jaminan Sosial Lewat Diskusi Buku (Foto: bangkalankab.go.id)
Lukman Hakim Ajak Generasi Muda Bangkalan Peduli Jaminan Sosial Lewat Diskusi Buku (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menghadiri acara diskusi buku berjudul “Melindungi Pekerja Sepanjang Hayat” karya anggota Dewan BPJS Ketenagakerjaan, M. Zuhri Bahri, pada Senin (25/8/2025) di Pendopo Agung Bangkalan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Kegiatan ini menjadi ruang intelektual bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan yang menyangkut masa depan pekerja.

Selain Bupati, Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, juga ikut hadir dalam forum tersebut. Bahkan, ia turut menjadi narasumber utama yang memberikan pandangan terkait implementasi perlindungan pekerja di daerah.

Baca Juga: GAC AION Perkenalkan Teknologi dan Desain Premium di GIIAS Surabaya 2025

Dalam sambutannya, Lukman Hakim menyampaikan penghargaan tinggi kepada penulis yang dinilai berhasil mengangkat persoalan penting mengenai perlindungan pekerja di tengah dinamika sosial dan ekonomi saat ini.

“Buku ini mengingatkan kita bahwa pekerja adalah tulang punggung pembangunan. Melindungi mereka berarti menjaga keberlangsungan kehidupan bangsa, dari masa produktif hingga hari tua. Saya sangat mengapresiasi inisiatif Pak Zuhri Bahri yang menuangkan gagasan ini ke dalam bentuk tulisan yang dapat dinikmati banyak kalangan,” ujar Lukman.

Ia menambahkan, penyelenggaraan diskusi buku tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga: Terungkap! BLBI dan BCA Gate Disebut Rugikan Negara Rp200–1.030 Triliun, KPK Dinilai Tak Serius Usut Kasus

Hal ini dinilai penting karena sebagian besar masyarakat Bangkalan masih bekerja di sektor yang penuh risiko, mulai dari pertanian, nelayan, hingga usaha kecil menengah.

“Pemerintah daerah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Kita ingin memastikan bahwa setiap pekerja, tanpa terkecuali, bisa merasakan perlindungan dan kepastian di masa depan,” tambahnya.

Bupati Lukman juga berharap hadirnya buku tersebut dapat menumbuhkan kesadaran baru di kalangan generasi muda Bangkalan mengenai pentingnya memahami manfaat jaminan sosial sejak dini.

Baca Juga: Korupsi Bansos Rp200 Miliar: KPK Dalami Perhitungan Kerugian, Rudy Tanoesoedibjo Dicegah Bepergian

“Anak muda kita perlu memahami sejak dini bahwa bekerja bukan hanya soal mencari nafkah, tetapi juga soal menyiapkan perlindungan jangka panjang. Buku ini bisa menjadi referensi berharga untuk membuka wawasan itu,” tegasnya.

Diskusi yang berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan tersebut berjalan hangat dan interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pandangan serta pertanyaan, sementara kehadiran Wakil Bupati Fauzan Ja’far sebagai narasumber memperkaya perspektif tentang strategi perlindungan pekerja di tingkat lokal. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X