• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Bangkalan Lukman Hakim Resmikan SPPG Barokah Banyusangkah untuk Perkuat Gizi Pelajar dan Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Daerah

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 1 September 2025 | 11:52 WIB
Bupati Bangkalan Resmikan SPPG Barokah, Dorong Gizi Pelajar dan Ekonomi Lokal (Foto: bangkalankab.go.id)
Bupati Bangkalan Resmikan SPPG Barokah, Dorong Gizi Pelajar dan Ekonomi Lokal (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) memiliki peran ganda, tidak hanya memastikan pemenuhan gizi para pelajar tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan penyerapan potensi lokal.

Hal tersebut disampaikan Lukman saat meresmikan SPPG Barokah yang berlokasi di Desa Banyusangkah, Kecamatan Tanjung Bumi, pada Sabtu (30/8/2025). Kehadiran sentra pangan ini diharapkan menjadi pusat penyuplai kebutuhan gizi sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Menurut Lukman, setiap wilayah di Bangkalan memiliki sumber daya yang mampu menopang kebutuhan dapur SPPG.

Baca Juga: ACC Hadir di GIIAS Surabaya Tawarkan Bunga 2,3%

Banyusangkah, misalnya, dikenal sebagai sentra hasil tangkapan laut yang dapat menyediakan pasokan ikan segar untuk mendukung kebutuhan pangan pelajar.

“Jika semua kebutuhan SPPG dipenuhi dari hasil lokal, maka masyarakat Bangkalan akan langsung merasakan manfaatnya. Petani, peternak, hingga pedagang bisa lebih sejahtera,” ujar Lukman Hakim.

Selain ikan, potensi lokal lain seperti buah-buahan, hasil peternakan, serta beras juga dapat diserap untuk mendukung program ini. Dengan demikian, perputaran uang dari SPPG dapat terus beredar di Bangkalan tanpa harus keluar ke daerah lain.

Baca Juga: Dari Desa untuk Indonesia, Puguh DPRD Jatim Titip Pesan Penting bagi Generasi Muda

Lukman juga menekankan bahwa mulai tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berencana mengalokasikan anggaran untuk program hilirisasi industri pertanian.

Salah satu langkah strategis yang akan diwujudkan adalah pembangunan penggilingan beras modern agar daerah ini mampu memproduksi beras konsumsi secara mandiri.

“Selama ini gabah kering kita dijual keluar daerah, lalu kembali lagi ke Bangkalan dalam bentuk beras konsumsi. Hilirisasi ini penting agar nilai tambahnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Dokter Hewan Obati Manusia di Magelang, Puguh DPRD Jatim Desak Penertiban Ketat Praktik Medik dan Obat

Dengan adanya SPPG, lanjut Lukman, kebutuhan gizi pelajar dapat terjamin sekaligus memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat.

“SPPG akan menjadi motor penggerak ekonomi di Bangkalan yang memberdayakan petani, peternak, nelayan, dan pedagang,” pungkas Bupati. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X