WartaJatim.CO.ID - Semasa kecil, teras rumah Revita Khoirisalma menjadi arena adu strategi saat ayah dan kakaknya bermain catur, sementara ia menjadi penonton setia.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, “Awalnya cuma lihat, tapi lama-lama penasaran. Akhirnya coba main sendiri,” tutur Revita, bercerita tentang awal mula masuk di dunia catur.
Revita mulai mengikuti lomba catur pada tahun 2014 secara tidak sengaja karena awalnya lomba itu seharusnya diikuti sang kakak.
Baca Juga: Fenomena Vampir Ekonomi, Metafora Unik Kebijakan Publik dalam Atasi Inflasi dan Masalah Sosial
Saat itu, Revita masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) dan bersikeras ingin ikut lomba meski kategori TK belum tersedia, sehingga ia dimasukkan ke kategori kelas 1–3 SD.
Hasilnya mengejutkan, Revita berhasil meraih juara 2, pengalaman yang kemudian memotivasi dirinya untuk lebih serius menekuni dunia catur.
Setelah lomba tersebut, Percasi Bojonegoro datang langsung ke rumahnya di Dusun Tlumbung, Desa/Kecamatan Sumberrejo, untuk menawarkan tempat di tim mereka, membuka jalan bagi Revita berlatih secara intensif.
Baca Juga: Jangan Bingung! Begini Cara Menyusun Itinerary Liburan untuk Long Weekend agar Lebih Berkesan
Sejak itu, Revita mengikuti sesi latihan rutin di markas Percasi Bojonegoro setiap minggu, ditambah sesi latihan pribadi bersama pelatih luar hingga tujuh jam dalam satu kali latihan.
“Kadang, satu langkah bisa dipikirkan lima menit lebih. Kalau salah, semua strategi berantakan,” ucapnya sambil menatap papan seakan mengulang partai yang pernah ia mainkan.
Latihannya meliputi simulasi pertandingan, analisis strategi lawan, hingga bertanding melawan pemain dengan level lebih tinggi untuk melatih mental agar tidak gentar saat menghadapi lawan tangguh.
“Kalau ketemu lawan kuat, justru itu kesempatan belajar. Rasanya seperti naik gunung, capek, tapi pemandangannya indah di puncak,” ujarnya.
Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025, Bojonegoro memberikan dukungan penuh berupa fasilitas latihan, akomodasi, makan, dan pendampingan pelatih untuk Revita.
Artikel Terkait
Wali Kota Malang Buka Kejurkot Catur dengan 263 Atlet, Targetkan Medali Emas di Porprov Jatim 2025
Revita Khoirisalma dan Imam Tree Utomo Pertahankan Emas Catur Kilat Beregu Campuran di Porprov Jawa Timur 2025
Ruang Baca Dispusip Bojonegoro Hadirkan Fasilitas Nyaman, Koleksi Buku Lengkap dan Layanan Digital Gratis
Sebanyak 3.248 Mahasiswa Bojonegoro Terima Beasiswa UKT dari Pemkab, Anggaran Rp 12,55 Miliar Dialokasikan
Inovasi E-Maos Dispusip Bojonegoro Sediakan 2.281 Buku Digital Gratis untuk Tingkatkan Literasi