• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa Serahkan BLT DBHCHT Rp1 Juta untuk 1.188 Warga

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 30 September 2025 | 10:28 WIB
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa Salurkan BLT DBHCHT Rp1 Juta untuk 1.188 Warga Terdampak (Foto: mojokertokab.go.id)
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa Salurkan BLT DBHCHT Rp1 Juta untuk 1.188 Warga Terdampak (Foto: mojokertokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 1.188 warga penerima manfaat pada Senin (29/9) siang.

Penyerahan bantuan dilakukan di PT. Ittihad Rahmad Utama Kecamatan Trowulan dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor tembakau dan kelompok ekonomi rentan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Sebanyak 1.188 penerima BLT DBHCHT terdiri dari 836 buruh pabrik rokok PT. Ittihad Rahmad Utama, 131 buruh tani tembakau, 28 buruh dan petani cengkeh, 162 wanita berkarya yang memiliki usaha mikro, 20 lansia, serta 9 penyandang disabilitas.

Baca Juga: Kontroversi Memanas! Ferry Irwandi vs Hera Lubis: Laporan Dugaan Fitnah Berujung Sindiran Satir di Media Sosial

Selain di Kecamatan Trowulan, para penerima manfaat juga tersebar di empat kecamatan lain, yaitu Jatirejo, Gondang, Pacet, dan Trawas, sehingga penyaluran bantuan menjangkau berbagai wilayah di Mojokerto.

Bantuan yang diterima setiap penerima mencapai Rp1.000.000,- dan disalurkan dalam empat tahap sebesar Rp250.000,- per bulan, yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat penerima.

Gus Bupati Muhammad Albarraa menegaskan bahwa BLT DBHCHT ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat yang bekerja di sektor tembakau dan masyarakat yang secara ekonomi berada pada kondisi rentan.

Baca Juga: Bupati Jombang Pimpin Doa Bersama Lintas Agama dalam Rangka HUT ke-80 TNI 2025

"Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor tembakau dan masyarakat rentan lainnya," ucapnya di hadapan para buruh yang tengah beraktivitas.

Bupati juga menekankan bahwa penyaluran BLT DBHCHT dilakukan dengan prinsip transparansi, tepat sasaran, dan akuntabel, agar manfaat bantuan dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

"Pemkab Mojokerto berkomitmen untuk menyalurkan bantuan ini secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, hal ini dilakukan agar manfaat BLT DBHCHT dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerimanya," pungkas Gus Bupati.

Baca Juga: Pemkab Bojonegoro Tetap Prioritaskan Pembangunan dan Layanan Masyarakat Meski Dana Transfer Turun

Dengan penyaluran BLT DBHCHT ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap dapat menjadi stimulus ekonomi bagi warga, memperkuat sektor tembakau, dan meningkatkan kesejahteraan kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: mojokertokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X