• Sabtu, 18 April 2026

Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Musala Ambruk Saat Salat Ashar, 26 Santri Hilang Diduga Tertimbun Reruntuhan

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 12:42 WIB
Menyoroti insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin, 29 September 2025.  ((X.com/@OknumKonoha))
Menyoroti insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin, 29 September 2025. ((X.com/@OknumKonoha))

WartaJatim.CO.ID - Peristiwa ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin, 29 September 2025, kini menjadi sorotan luas.

Musala yang digunakan para santri untuk melaksanakan salat Ashar mendadak runtuh dan menimpa ratusan penghuni ponpes.

Hingga Selasa, 30 September 2025 pagi, proses evakuasi masih berlangsung dan tercatat 26 santri belum ditemukan.

 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Bertakziah ke Rumah Duka Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Kepala SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengungkapkan data sementara menunjukkan jumlah korban mencapai 100 orang.

Dari total tersebut, 99 santri berhasil selamat, dengan rincian 91 dievakuasi secara mandiri dan 8 lainnya ditolong oleh tim SAR gabungan.

Namun, satu korban berinisial MAI (15) ditemukan meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan.

“Data sementara 100 santri menjadi korban. 99 berhasil diselamatkan, 8 orang dievakuasi tim SAR gabungan, dan 91 evakuasi mandiri,” ujar Nanang saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Baca Juga: Analis Hendri Satrio Nilai Prabowo Perlu Intensif Bicara ke Media untuk Redam Kegelisahan Publik

Korban yang berhasil diselamatkan langsung dilarikan ke tiga rumah sakit terdekat, yakni RS Notopuro, RS Siti Hajar, dan RS Delta Surya, untuk mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

“Proses pencarian dilakukan hingga Selasa, 30 September 2025 sekitar pukul 01.58 WIB dan ditemukan satu korban meninggal dunia,” tambah Nanang.

Menurut laporan tim SAR, kendala besar yang dihadapi saat ini adalah material beton yang menumpuk di titik utama reruntuhan.

Struktur bangunan yang rapuh juga membuat upaya evakuasi berjalan penuh risiko karena ancaman runtuh susulan masih sangat mungkin terjadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X