WartaJatim.CO.ID - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak mahasiswa Cipayung Plus memanfaatkan Rumah Kebangsaan sebagai wadah untuk melahirkan gagasan yang solutif demi kemajuan daerah.
Peresmian Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi digelar di Jalan Ikan Putihan, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, Senin (13/10/2025), sekaligus menjadi ajang tasyakuran bagi seluruh anggota.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Rumah Kebangsaan ini merupakan wadah lintas organisasi mahasiswa, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Baca Juga: Surabaya Bersama Densus 88 Tingkatkan Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi Anak
“Gunakan tempat ini untuk melahirkan ide dan solusi atas berbagai persoalan Banyuwangi,” pesan Bupati Ipuk saat menghadiri acara peresmian.
Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir lengkap dalam acara tersebut, antara lain Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, serta Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso.
Bupati Ipuk menekankan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menghadirkan perubahan. Oleh karena itu, setiap gagasan mahasiswa harus diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan yang ada, mulai dari sektor sosial, teknologi, hingga ekonomi.
Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara mahasiswa dan pemerintah akan membawa Banyuwangi menuju masa depan yang lebih baik.
“Insya Allah, kalau semua berjalan bersama, ide dari anak muda bisa jadi kekuatan besar untuk kemajuan Banyuwangi,” tuturnya.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, memberikan apresiasi atas terbentuknya Rumah Kebangsaan dan menilai tempat ini menjadi simbol kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan aparat keamanan.
Rama juga mengajak para mahasiswa untuk berkontribusi menjaga kondusifitas daerah sekaligus mendukung pembangunan di Banyuwangi.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Apa pun aspirasi yang sifatnya membangun, akan kami dukung,” ujarnya.
Artikel Terkait
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Lantik Guntur Priambodo Jadi Sekda di TPS3R Desa Balak dengan Pesan Moral Pengelolaan Sampah
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Serahkan 7 Ambulans Baru Lengkap Fasilitas Modern ke Puskesmas
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Perkuat Restorative Justice Bersama Kejati Jatim
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah di Rakornas TPAKD 2025 Jakarta