• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Lumajang Dorong Inovasi Produk Pisang dan Ubi Jalar sebagai Simbol Identitas Daerah

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:19 WIB
Bupati Lumajang Dorong Inovasi Produk Pisang dan Ubi Jalar sebagai Identitas Daerah (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Bupati Lumajang Dorong Inovasi Produk Pisang dan Ubi Jalar sebagai Identitas Daerah (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, menegaskan bahwa setiap inovasi yang muncul dari produk lokal bukan sekadar komoditas ekonomi, tetapi juga wujud nyata identitas Lumajang yang harus dijaga dan dikembangkan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, “Kita ingin masyarakat menyadari bahwa setiap kreasi, dari pisang atau ubi yang diolah menjadi produk baru, adalah cerminan karakter, budaya, dan kreativitas daerah kita,” ujar Bunda Indah dalam Lomba Inovasi Olahan Pisang dan Ubi Jalar di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Senin (20/10/2025).

Baca Juga: Kabupaten Lamongan Raih Peringkat Kelima Nasional Kategori Kearsipan Pemerintah Daerah 2024

Bunda Indah menjelaskan bahwa inovasi lokal memiliki peran ganda, yaitu meningkatkan nilai ekonomi hasil bumi daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Lumajang.

Produk lokal yang diolah secara kreatif menjadi simbol kebanggaan masyarakat dan bukti bahwa Lumajang mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri.

“Ketika masyarakat menghargai dan mengembangkan produk lokal, mereka tidak hanya menciptakan peluang usaha, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap daerah sendiri,” tegasnya.

Baca Juga: Viral Kasus Timothy Anugerah Mahasiswa Unud, 6 Rekan Diduga Tak Empatik: Publik Desak Sanksi DO!

Bunda Indah menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses inovasi produk lokal.

Dengan kreativitas mereka, hasil bumi seperti pisang dan ubi dapat diolah menjadi produk modern, menarik, dan bernilai jual tinggi, sehingga identitas lokal dapat menembus pasar nasional bahkan global.

“Setiap olahan yang lahir dari tangan-tangan masyarakat adalah simbol Lumajang yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing. Inilah kekuatan daerah kita, kaya sumber daya dan kaya kreativitas,” tambah Bunda Indah.

Baca Juga: Bambang Pamungkas Minta Publik Introspeksi, Bukan Marah-Marah soal Gagalnya Garuda ke Piala Dunia 2026

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan untuk pengembangan inovasi produk lokal melalui fasilitas, pelatihan, serta penggunaan produk dalam kegiatan resmi Pemkab.

“Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, setiap produk lokal bukan sekadar konsumsi, tapi bagian dari narasi pembangunan Lumajang yang mandiri dan berbudaya,” pungkas Bunda Indah. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X