• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa Ajak Orang Tua Terapkan Pola Asuh Modern dan Cegah Stunting

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 20 Januari 2026 | 08:35 WIB
Kolostrum dan Pola Asuh Modern: Gus Bupati Mojokerto Dorong Orang Tua Terapkan Edukasi SOTH (Foto: mojokertokab.go.id)
Kolostrum dan Pola Asuh Modern: Gus Bupati Mojokerto Dorong Orang Tua Terapkan Edukasi SOTH (Foto: mojokertokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengajak para orang tua di Kabupaten Mojokerto untuk meninggalkan budaya era kolonial yang menyesatkan dalam mengasuh anak.

Ajakan tersebut disampaikan saat Bupati melepas 460 wisudawati Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Kecamatan Pungging pada Kamis (15/1) pagi.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Fokus utama Gus Bupati dalam sambutannya adalah pentingnya asupan nutrisi bagi balita dan membongkar mitos-mitos keliru yang masih diyakini masyarakat.

Baca Juga: Kampanyekan Skincare Sehat Lewat Aktivasi Seru di CFD Kota Malang, ini Tujuan Haruka Skincare

Salah satu contoh yang disebut adalah kolostrum atau tetesan ASI pertama, yang beberapa masyarakat masih menganggap harus dibuang karena kotor atau bisa menyebabkan sawan pada bayi.

Bupati Muhammad Albarraa menegaskan bahwa kolostrum justru mengandung protein dan vaksin alami yang sangat dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir.

"Perilaku mengasuh balita di negara kita ini masih ada yang menganut budaya budaya kolonial yang merugikan kualitas sumber daya manusia, seperti contohnya keluarnya air susu yang pertama yang disebut kolostrum, justru tidak boleh diberikan kepada bayi kita, padahal kandungan protein dalam kolostrum sangat dibutuhkan oleh bayi," tegasnya.

Baca Juga: Belajar di Shelter Usai Sekolah Rusak Banjir Bandang, Harapan Bocah Agam Sumatera Barat Ini Bikin Haru

Menurut Bupati, permasalahan stunting selalu menjadi perhatian utama selama kepemimpinannya di Kabupaten Mojokerto karena dapat mengancam kualitas generasi penerus bangsa.

Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang diusung oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi salah satu strategi untuk memperbaiki pola asuh keluarga dan mempercepat penurunan angka stunting.

"Sekolah Orang Tua Hebat ini merupakan terobosan dari BKKBN yang bertujuan untuk memperbaiki pola asuh keluarga yang punya balita dalam rangka percepatan penurunan stunting, karena masalah stunting ini bisa menjadi salah satu hambatan dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Mojokerto bahkan di negara yang kita cintai ini," jelas Bupati Albarraa.

Baca Juga: Sebulan Jelang Ramadan, Warga Aceh Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lumpur di Pemukiman

Bupati berharap para wisudawati dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari program SOTH dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan generasi balita yang sehat dan cerdas.

"Selamat untuk 460 peserta yang diwisuda pada siang hari ini, panjenengan berhak menyandang gelar sebagai Orang Tua Hebat, tolong materi pembelajaran yang sudah diajarkan selama ini harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya pada acara yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Pungging.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: mojokertokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X