WartaJatim.CO.ID - Kegiatan senam bersama warga yang digelar di Stadion Srikandi Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh Tengah, Kabupaten Lumajang, Minggu (1/2/2026), tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana penguatan ekonomi pemuda desa.
Momentum berkumpulnya warga tersebut dimanfaatkan Karang Taruna Desa Tempeh Tengah dengan menghadirkan lapak-lapak usaha mikro yang menjual minuman segar, makanan ringan, dan berbagai produk olahan rumahan.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Inisiatif ini menjadi bentuk nyata pemberdayaan pemuda melalui praktik kewirausahaan langsung yang menyatu dengan kegiatan sosial masyarakat.
Baca Juga: Nadiem Makarim Bantah Campur Tangan Harga Chromebook di E-Katalog, Singgung Peran LKPP
Ketua dan anggota Karang Taruna melihat kegiatan senam bersama sebagai peluang strategis karena menghadirkan banyak warga dalam suasana santai dan akrab.
Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, mengapresiasi kreativitas pemuda yang mampu mengintegrasikan kegiatan kemasyarakatan dengan upaya peningkatan ekonomi lokal.
“Kami mendukung penuh inisiatif pemuda yang memanfaatkan setiap momentum kegiatan desa untuk belajar berwirausaha. Ini sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam membangun generasi muda yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Baca Juga: Momen Haru dan Lucu, Mobil Pengantin Terperosok Jalan Rusak Menuju Suoh Lampung Barat
Salah satu anggota Karang Taruna, Putri, menyebut kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi pemuda dalam mengembangkan usaha secara mandiri.
“Kami melihat senam bersama sebagai peluang. Warganya banyak dan suasananya akrab, sehingga cocok untuk belajar berjualan sekaligus memperkenalkan produk yang kami buat sendiri,” tuturnya.
Anggota Karang Taruna lainnya, Balqis, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran nyata bagi pemuda desa dalam dunia kewirausahaan.
Baca Juga: Dua Tahun Bungkam, Ibunda Keisya Levronka Akhirnya Ungkap Kecelakaan Adiknya di Gedung Kampus
“Lewat kegiatan ini, kami belajar langsung menghadapi pembeli, mengatur dagangan, dan bekerja sama. Ini bukan hanya soal jualan, tetapi juga proses belajar menjadi pemuda yang mandiri,” ungkapnya.
Kehadiran lapak usaha pemuda juga mendapat respons positif dari warga peserta senam yang merasa terbantu setelah berolahraga.
Artikel Terkait
Bupati Lumajang Indah Amperawati Dorong Keterbukaan Pemuda Ansor untuk Perkuat Jejaring dan Pengabdian Sosial
PT DGW Bersama Poktan Desa Tekung Lumajang Perkenalkan Produk Perlindungan Tanaman untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Pemkab Lumajang Perkuat Mitigasi Bencana Gunung Semeru melalui Program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia
Pemkab Lumajang Larang ASN Live Media Sosial Saat Jam Dinas, Tegaskan Etika dan Profesionalisme
Pemkab Lumajang Tingkatkan Karakter Generasi Muda lewat Dukungan Penuh Pendidik Keagamaan