• Sabtu, 18 April 2026

Karang Taruna Tempeh Tengah Dorong Pemberdayaan UMKM Pemuda Lewat Senam Bersama di Stadion Srikandi Lumajang

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 5 Februari 2026 | 06:15 WIB
Pemuda Tempeh Tengah Manfaatkan Senam Warga di Stadion Srikandi untuk Penguatan Usaha Mikro (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Pemuda Tempeh Tengah Manfaatkan Senam Warga di Stadion Srikandi untuk Penguatan Usaha Mikro (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kegiatan senam bersama warga yang digelar di Stadion Srikandi Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh Tengah, Kabupaten Lumajang, Minggu (1/2/2026), tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana penguatan ekonomi pemuda desa.

Momentum berkumpulnya warga tersebut dimanfaatkan Karang Taruna Desa Tempeh Tengah dengan menghadirkan lapak-lapak usaha mikro yang menjual minuman segar, makanan ringan, dan berbagai produk olahan rumahan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Inisiatif ini menjadi bentuk nyata pemberdayaan pemuda melalui praktik kewirausahaan langsung yang menyatu dengan kegiatan sosial masyarakat.

Baca Juga: Nadiem Makarim Bantah Campur Tangan Harga Chromebook di E-Katalog, Singgung Peran LKPP

Ketua dan anggota Karang Taruna melihat kegiatan senam bersama sebagai peluang strategis karena menghadirkan banyak warga dalam suasana santai dan akrab.

Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, mengapresiasi kreativitas pemuda yang mampu mengintegrasikan kegiatan kemasyarakatan dengan upaya peningkatan ekonomi lokal.

“Kami mendukung penuh inisiatif pemuda yang memanfaatkan setiap momentum kegiatan desa untuk belajar berwirausaha. Ini sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam membangun generasi muda yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga: Momen Haru dan Lucu, Mobil Pengantin Terperosok Jalan Rusak Menuju Suoh Lampung Barat

Salah satu anggota Karang Taruna, Putri, menyebut kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi pemuda dalam mengembangkan usaha secara mandiri.

“Kami melihat senam bersama sebagai peluang. Warganya banyak dan suasananya akrab, sehingga cocok untuk belajar berjualan sekaligus memperkenalkan produk yang kami buat sendiri,” tuturnya.

Anggota Karang Taruna lainnya, Balqis, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran nyata bagi pemuda desa dalam dunia kewirausahaan.

Baca Juga: Dua Tahun Bungkam, Ibunda Keisya Levronka Akhirnya Ungkap Kecelakaan Adiknya di Gedung Kampus

“Lewat kegiatan ini, kami belajar langsung menghadapi pembeli, mengatur dagangan, dan bekerja sama. Ini bukan hanya soal jualan, tetapi juga proses belajar menjadi pemuda yang mandiri,” ungkapnya.

Kehadiran lapak usaha pemuda juga mendapat respons positif dari warga peserta senam yang merasa terbantu setelah berolahraga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X