jawa-timur

Transformasi Digital: Diskominfo Lumajang Manfaatkan BigSocial untuk Analisis Media Sosial

Kamis, 6 Maret 2025 | 12:06 WIB
Diskominfo Lumajang Tingkatkan Komunikasi Publik Melalui Teknologi BigSocial (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang semakin memperkuat pemanfaatan teknologi dalam komunikasi publik.

Mereka menggelar bimbingan teknis (bimtek) penggunaan aplikasi BigSocial, platform social media analytics dari Telkom Indonesia.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Khresna pada Rabu, 5 Maret 2025.

Tujuan dari bimtek ini adalah untuk meningkatkan efektivitas penyebaran informasi dan respons terhadap opini publik.

Baca Juga: Kabar Duka: Herry Irama, Adik Tercinta Rhoma Irama, Meninggal Dunia

Dengan demikian, media sosial dijadikan alat strategis dalam mengelola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kepala Diskominfo Lumajang, Mustaqim, menekankan pentingnya analisis media sosial. "Dengan aplikasi ini, kita bisa melihat bagaimana opini publik terbentuk, menilai efektivitas konten yang kita sampaikan, serta merespons isu dengan lebih cepat dan tepat," ujar Mustaqim.

"Teknologi analitik seperti ini akan mendukung Diskominfo dalam menyajikan informasi yang lebih akurat dan berbasis data."

Baca Juga: Sidang Perdana Tom Lembong Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula di Kementerian Perdagangan Dimulai Hari Ini

Bimtek yang diadakan oleh Diskominfo Lumajang menghadirkan perwakilan dari Telkom Indonesia, Satria Pratama Adi. Satria memberikan pelatihan daring mengenai fitur-fitur BigSocial.

Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang pemantauan sentimen, analisis tren, dan pemetaan persebaran informasi di berbagai platform media sosial.

Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga diberi kesempatan untuk melakukan simulasi analisis data secara langsung.

Baca Juga: Pengukuran dan Pemasangan Patok Tanah: Upaya Mencegah Sengketa di Talangagung dan Kebobang

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam membaca pola interaksi digital. Mereka juga diharapkan dapat mengidentifikasi potensi krisis informasi dan menyusun strategi komunikasi yang lebih efektif untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah.

Mustaqim menambahkan, "Dengan adanya pelatihan ini, Diskominfo Lumajang semakin siap menghadapi tantangan era digital."

Halaman:

Tags

Terkini