jawa-timur

Wakil Wali Kota Malang Tekankan Peran Generasi Muda dalam Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Malang

Kamis, 26 Juni 2025 | 13:22 WIB
Pelatihan Kebencanaan di Malang: Membangun Budaya Siaga Berbasis Kearifan Lokal (Foto: malangkota.go.id)

Ali menyatakan, “Kita bicara tentang kesiapsiagaan, koordinasi, dan ketangguhan komunitas.”

Baca Juga: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Resmi Lepas Ekspor Perdana Pakan Ternak Cocoa Shell ke Malaysia, UMKM Melesat ke Pasar Internasional

Nilai kearifan lokal seperti gotong royong, rasa kebersamaan (sesrawungan), dan ritual adat tradisional Indonesia diapresiasi sebagai bagian penting dalam menguatkan sistem mitigasi bencana modern.

Ali menerangkan, nilai-nilai tersebut dapat dijadikan landasan dalam menyusun sistem mitigasi yang lebih adaptif dan berakar kuat pada budaya masyarakat.

Wawali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pelatihan ini sebagai titik awal dalam membentuk Kota Malang yang lebih siap dan berdaya dalam menghadapi bencana.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Gresik Perkuat Keakuratan Data BLT DBHCHT demi Efektivitas Program Pengentasan Kemiskinan

Ia menambahkan, “Mari kita jadikan pemuda sebagai ujung tombak perubahan, bukan hanya di ranah sosial, tetapi juga dalam sistem penanggulangan risiko bencana yang lebih terstruktur, terlatih, dan kolaboratif.”

Sebagai pengingat, Ali menyampaikan bahwa bencana bisa datang kapan saja tanpa peringatan sebelumnya.

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun kesiapsiagaan melalui ilmu pengetahuan dan kerja sama yang solid.

Baca Juga: Bupati Lukman Hakim Pimpin Olahraga Bersama dan Berbagi Santunan dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Bangkalan

“Semoga pelatihan ini berjalan lancar, membawa manfaat nyata, dan mampu menumbuhkan kesadaran baru di masyarakat tentang pentingnya budaya siaga bencana yang berbasis kearifan lokal,” pungkas Ali. (gha)

Halaman:

Tags

Terkini