Menurut Guntur, tim pemantauan di lapangan menjalankan tugas selama 24 jam secara bergiliran, guna memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Baca Juga: Perang Israel-Iran Ganggu Jalur Pulang Jemaah Haji, Satu Penerbangan Alami Keterlambatan
“Kami juga mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah aliran sungai, untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari pemerintah,” pungkasnya.
Dengan kesiapsiagaan petugas dan peralatan di lapangan, Pemkab Banyuwangi berharap potensi bencana akibat meningkatnya debit air dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap terjaga. (gha)