• Sabtu, 18 April 2026

Guntur Priambodo Pastikan Petugas dan Alat Berat Siaga Hadapi Banjir Sungai Banyuwangi

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 1 Juli 2025 | 12:23 WIB
Guntur Priambodo Siagakan Petugas dan Alat Berat Hadapi Lonjakan Debit Air Sungai di Banyuwangi (Foto: banyuwangikab.go.id)
Guntur Priambodo Siagakan Petugas dan Alat Berat Hadapi Lonjakan Debit Air Sungai di Banyuwangi (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Gunung Raung sejak Jumat malam, 27 Juni 2025, menyebabkan debit air sungai di sejumlah wilayah Kabupaten Banyuwangi meningkat drastis.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengambil langkah cepat dengan menyiagakan petugas penjaga pintu air di setiap bendungan serta menempatkan alat berat di lokasi-lokasi strategis.

"Petugas penjaga pintu air sudah standby di tiap dam. Kami juga menyiagakan alat berat untuk membersihkan material yang terbawa aliran sungai," ujar Penjabat Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Baca Juga: Dimeriahkan Komunitas Otomotif, Kilap Premium Resmi Buka Experience Store Pertama di Malang

Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah Dam Garit yang berada di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh. Di kawasan tersebut, aliran sungai Alasmalang yang berhulu di Gunung Raung terpantau mengalami peningkatan debit air sejak Sabtu dini hari.

Petugas telah bersiaga untuk memantau situasi dari hulu hingga hilir, guna mengantisipasi kemungkinan banjir maupun penyumbatan aliran air di jembatan dan titik sempit lainnya.

"Alat berat sudah dalam posisi siaga di lokasi. Petugas juga sudah siaga di wilayah di hilir untuk antisipasi," lanjut Guntur.

Baca Juga: Banyuwangi Kembali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Nasional Balap Sepeda 2025 dengan Ragam Event Bergengsi

Langkah penempatan alat berat dilakukan untuk memastikan material seperti batang kayu dan bambu yang terbawa arus sungai tidak menyumbat aliran air, terutama di bawah jembatan, yang berpotensi menyebabkan luapan air ke pemukiman warga.

Selain Dam Garit, peningkatan debit air juga dilaporkan terjadi di Dam Kaliweni yang terletak di Dusun Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon.

Petugas di wilayah tersebut juga disiagakan penuh untuk memantau kondisi sungai secara berkelanjutan.

Baca Juga: PMI Bojonegoro Perkuat Layanan dan Rayakan Hari Donor Darah Sedunia dengan Gedung Baru dan Penghargaan Pendonor

Pemkab Banyuwangi sebelumnya telah mengambil langkah pencegahan berupa pengerukan sedimen di beberapa aliran sungai.

Upaya ini bertujuan agar arus air tetap lancar dan tidak terhambat oleh endapan lumpur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X