jawa-timur

Lebih dari 50 Persen Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Pasuruan Telah Direhabilitasi Tahun 2025

Rabu, 24 September 2025 | 15:26 WIB
Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Pasuruan Capai 51 Unit Tahun 2025 (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kabupaten Pasuruan mencatat lebih dari separuh rumah tidak layak huni (RTLH) yang dibiayai melalui APBD 2025 telah selesai diperbaiki.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono, menyampaikan bahwa tahun ini ada 51 RTLH yang direhabilitasi dan tersebar di lima kecamatan, yaitu Bangil, Beji, Rembang, Sukorejo, dan Gempol.

"Kebetulan sekarang ke Puspo, di sini ada sepuluh rumah yang diperbaiki dan hampir selesai semua," kata Eko di sela-sela meninjau hasil perbaikan RTLH di Dusun Tegalanyar, Desa Puspo, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga: Razia Miras Ilegal di Dusun Jetak, Desa Karangjati, Pasuruan, Satpol PP Turun Tangan

Setiap rumah penerima bantuan dialokasikan anggaran sebesar Rp 20 juta, terdiri dari Rp 16 juta untuk bahan material dan Rp 4 juta untuk ongkos atau upah tukang.

Eko menargetkan seluruh rumah yang mendapat bantuan perbaikan selesai direhabilitasi paling lambat November 2025.

"Karena sudah banyak yang selesai, tapi ada yang masih belum dimulai. Mudah-mudahan November sudah selesai semuanya," imbuhnya.

Baca Juga: Erick Thohir Jawab Kritik Vanenburg, Janji Aturan Baru Liga Hingga Piala Presiden 2026 untuk Pemain Muda U-23

Jumlah RTLH yang diperbaiki pada tahun ini mengalami penurunan signifikan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran di seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

"Karena ada efisiensi anggaran, maka jumlah RTLH yang diperbaiki pun akhirnya dikurangi," jelas Eko.

Meski demikian, Pemkab Pasuruan masih memiliki tanggung jawab untuk merehabilitasi sekitar 8.200 RTLH yang belum diperbaiki.

Baca Juga: Tantowi Yahya Bela Menkeu Purbaya yang Diminta Mundur: Waktu Akan Buktikan Pilihan Presiden

Selama lima tahun terakhir, tepatnya sejak 2019 hingga 2024, Pemkab Pasuruan telah berhasil memperbaiki lebih dari 14.000 RTLH.

Eko optimis bahwa jika tidak ada efisiensi anggaran, jumlah RTLH yang direhabilitasi akan meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Halaman:

Tags

Terkini