WartaJatim.CO.ID -Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa tenaga kesehatan di rumah sakit pemerintah tidak boleh santai atau bersikap landai dalam menjalankan tugasnya.
Menurutnya, dokter, perawat, bidan, petugas laboratorium, apoteker, ahli gizi, dan seluruh staf rumah sakit memiliki kewajiban untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi profesionalnya.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Himbauan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan saat meresmikan Ruang Rawat Inap Lantai 2 Graha Sayyid Sulaiman di RSUD Grati.
Baca Juga: Sri Mulyani Pamit dari Kursi Menkeu, Tinggalkan Pesan Haru dan Permintaan Privasi yang Mengejutkan
Dari perspektif ayah tiga anak yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2019-2024, tenaga kesehatan harus mencintai pekerjaannya dengan tulus.
Ia menegaskan, menjadi tenaga medis lebih dari sekadar mencari nafkah, tetapi merupakan pengabdian mulia yang membutuhkan dedikasi tinggi dan tanggung jawab besar.
“Justru dengan Panjenengan menjadi tenaga medis di RS Pemerintah, kita tidak boleh santai atau tidak berkompetisi dengan diri kita sendiri. Tapi harus mau upgrade terus kemampuan kita. Karena salah satu yang paling potensi di Kabupaten Pasuruan ini adalah layanan kesehatan. Karena itu kinerja Nakes harus meningkat,” ucapnya.
Baca Juga: Dialog Ketenagakerjaan dan Investasi di Gresik, Wabup Asluchul Alif Tegaskan Kolaborasi
Bupati Rusdi menambahkan, status RSUD Grati sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus disikapi dengan bijak agar pimpinan dan seluruh jajaran rumah sakit mampu memberikan pelayanan kesehatan bermutu sekaligus menjalankan fungsi sebagai entitas bisnis.
Menurutnya, kemajuan Kabupaten Pasuruan tidak hanya ditentukan oleh layanan kesehatan, tetapi juga oleh pendidikan, jaringan infrastruktur, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam kegiatan peresmian yang turut dihadiri Wakil Bupati Shobih Asrori, Asisten, Kepala Puskesmas, dan kepala perangkat daerah terkait, Bupati meminta Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, untuk terus bersinergi.
Mereka diharapkan dapat menyelenggarakan fasilitas kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan secara terpadu.
“Sederhana saja, kalau ingin SUD ini sukses, kita mulai dari pimpinannya. Kalau ingin fasilitas kesehatan kita ini diterima, maka harus mulai dari pimpinannya. Ada Kepala Dinas, ada Kepala RSUD Grati, ada Kepala RSUD Bangil, ada Kepala Puskesmas. Kita ini adalah satu bagian kelompok fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat,” tuturnya.
Artikel Terkait
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Tegaskan Sinergi Warga, Forkopimda, dan Mahasiswa Jaga Kondusifitas
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Ingatkan ASN Hindari Pamer Kekayaan dan Fokus Mengabdi
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Pimpin Ikrar Damai, Masyarakat Tolak Hoaks dan Provokasi
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Tegaskan Persatuan dan Kedamaian Kabupaten Pasuruan Jadi Prioritas
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa dan Tanggapi Aspirasi Infrastruktur