• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Pasuruan Tekankan Tenaga Kesehatan RSUD Grati Harus Tingkatkan Kompetensi dan Layanan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 16 September 2025 | 05:00 WIB
Bupati Pasuruan Tekankan Tenaga Kesehatan Harus Tingkatkan Kompetensi di RSUD Grati (Foto: pasuruankab.go.id)
Bupati Pasuruan Tekankan Tenaga Kesehatan Harus Tingkatkan Kompetensi di RSUD Grati (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID -Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa tenaga kesehatan di rumah sakit pemerintah tidak boleh santai atau bersikap landai dalam menjalankan tugasnya.

Menurutnya, dokter, perawat, bidan, petugas laboratorium, apoteker, ahli gizi, dan seluruh staf rumah sakit memiliki kewajiban untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi profesionalnya.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Himbauan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan saat meresmikan Ruang Rawat Inap Lantai 2 Graha Sayyid Sulaiman di RSUD Grati.

Baca Juga: Sri Mulyani Pamit dari Kursi Menkeu, Tinggalkan Pesan Haru dan Permintaan Privasi yang Mengejutkan

Dari perspektif ayah tiga anak yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2019-2024, tenaga kesehatan harus mencintai pekerjaannya dengan tulus.

Ia menegaskan, menjadi tenaga medis lebih dari sekadar mencari nafkah, tetapi merupakan pengabdian mulia yang membutuhkan dedikasi tinggi dan tanggung jawab besar.

“Justru dengan Panjenengan menjadi tenaga medis di RS Pemerintah, kita tidak boleh santai atau tidak berkompetisi dengan diri kita sendiri. Tapi harus mau upgrade terus kemampuan kita. Karena salah satu yang paling potensi di Kabupaten Pasuruan ini adalah layanan kesehatan. Karena itu kinerja Nakes harus meningkat,” ucapnya.

Baca Juga: Dialog Ketenagakerjaan dan Investasi di Gresik, Wabup Asluchul Alif Tegaskan Kolaborasi

Bupati Rusdi menambahkan, status RSUD Grati sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus disikapi dengan bijak agar pimpinan dan seluruh jajaran rumah sakit mampu memberikan pelayanan kesehatan bermutu sekaligus menjalankan fungsi sebagai entitas bisnis.

Menurutnya, kemajuan Kabupaten Pasuruan tidak hanya ditentukan oleh layanan kesehatan, tetapi juga oleh pendidikan, jaringan infrastruktur, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam kegiatan peresmian yang turut dihadiri Wakil Bupati Shobih Asrori, Asisten, Kepala Puskesmas, dan kepala perangkat daerah terkait, Bupati meminta Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, untuk terus bersinergi.

Baca Juga: Sekda Gresik Luncurkan Program Guru Sinau Industri di PT Indospring untuk Tingkatkan Kompetensi Guru SMK

Mereka diharapkan dapat menyelenggarakan fasilitas kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan secara terpadu.

“Sederhana saja, kalau ingin SUD ini sukses, kita mulai dari pimpinannya. Kalau ingin fasilitas kesehatan kita ini diterima, maka harus mulai dari pimpinannya. Ada Kepala Dinas, ada Kepala RSUD Grati, ada Kepala RSUD Bangil, ada Kepala Puskesmas. Kita ini adalah satu bagian kelompok fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X