WartaJatim.CO.ID - Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, terus berupaya mewujudkan program Asta Cita Presiden RI, khususnya poin kedua terkait swasembada pangan.
Dalam rangka mencapai target tersebut, Gus Bupati turut berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Polda Jatim pada Rabu (8/10) pagi.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokert0, Kegiatan ini digelar dengan tajuk sinergitas Polda Jatim-Mojokerto Raya dan dipimpin secara virtual oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Ahli Hukum: Penetapan Tersangka Nadiem Makarim Bisa Cacat Hukum, Bukti Diduga Dibuat-buat!
Selain Bupati Mojokerto, jajaran Forkopimda Mojokerto Raya juga hadir untuk mendukung jalannya kegiatan secara langsung.
Tidak hanya sekadar berpartisipasi, Gus Bupati juga menggandeng Polda Jatim dan Perum BULOG Kantor Wilayah Jatim untuk menyelenggarakan pasar murah bagi masyarakat.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menyatakan pihaknya akan terus menghadirkan kegiatan serupa di wilayah lain Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: 9 Hari Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 67 Santri Tewas, Polda Jatim Siapkan Langkah Hukum
’’Kami akan terus menghadirkan program serupa di seluruh wilayah Jawa Timur agar keberhasilan program ketahanan pangan bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,’’ ujar Irjen Pol Nanang Avianto pada acara yang digelar di Gudang Ketahanan Pangan SPN Polda Jatim itu.
Pasar murah yang diselenggarakan melalui kolaborasi Pemkab Mojokerto, Polda Jatim, dan BULOG ini menawarkan total 2 ton beras dengan harga Rp 57.500 per 5 kilogram.
Selain beras, masyarakat juga dapat membeli bahan pangan lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, daging ayam, bawang merah, bawang putih, telur, dan cabai merah dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.
Langkah Gus Bupati ini menjadi bentuk nyata dukungan Pemkab Mojokerto terhadap program swasembada pangan dan ketahanan pangan di Jawa Timur.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga pangan dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang terjangkau. (gha)