jawa-timur

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa Tegaskan Percepatan Program dan Optimalisasi PAD Jelang Akhir 2025

Selasa, 14 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Gus Barra Pimpin Rapat Staf Dorong Transparansi, UMKM Lokal, dan Layanan Publik Maksimal (Foto: mojokertokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Menjelang triwulan terakhir Tahun Anggaran 2025, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program sekaligus penguatan kemandirian fiskal daerah.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Staf Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang berlangsung pada Senin (13/10) pagi di ruang Satya Bina Karya (SBK), Pemkab Mojokerto, dengan agenda evaluasi pelaksanaan program, realisasi anggaran, pendapatan daerah, pengadaan barang/jasa, dan capaian kinerja prioritas.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Rapat dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, seluruh Kepala OPD, camat, serta jajaran teknis pemerintah daerah.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Kembangkan SITALAS Berbasis AI untuk Perkuat Data Kota Layak Anak Menuju Predikat Dunia

"Kita sudah memasuki triwulan terakhir. Waktu kita terbatas, sehingga seluruh kepala perangkat daerah harus mempercepat realisasi kegiatan tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan. Setiap rupiah uang rakyat harus kembali dalam bentuk manfaat nyata," tegas Bupati yang akrab disapa Gus Bupati atau Gus Barra.

Agenda rapat difokuskan pada evaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2025, termasuk pemantauan realisasi anggaran, pendapatan daerah, pengadaan barang/jasa, serta pencapaian kinerja prioritas.

Berdasarkan laporan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hingga 13 Oktober 2025, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,863 triliun atau 62,77% dari total pagu P-APBD sebesar Rp2,969 triliun.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gandeng Densus 88 Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga dalam Cegah Radikalisme Anak di Era Digital

Angka tersebut diproyeksikan meningkat hingga 94,78% pada akhir tahun, dengan perkiraan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) sebesar Rp155 miliar.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mencatat capaian positif dengan realisasi 78,06% atau Rp666,68 miliar dari target Rp854,02 miliar.

Beberapa sektor PAD bahkan melampaui target, termasuk Lain-lain PAD yang Sah sebesar 133,33% dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai 99,79%.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Antar Surabaya Raih TPKAD Award 2025 Berkat Inovasi Digital E-PeKen dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Di bidang pengadaan barang dan jasa, Bagian PBJ mencatat total Rencana Umum Pengadaan (RUP) senilai Rp1,187 triliun, terdiri dari pengadaan melalui penyedia Rp732,79 miliar dan swakelola Rp452,46 miliar.

Hingga Oktober 2025, pelaksanaan pengadaan mencakup 4.015 paket e-purchasing, 3.031 paket pengadaan langsung, dan 5.157 paket swakelola.

Halaman:

Tags

Terkini