• Sabtu, 18 April 2026

Dari Haymitch ke Katniss: Mengingat Hunger Games Melalui Sunrise on the Reaping

Photo Author
Bridgeta Elisa Putri, Wartajatim.co.id
- Kamis, 20 Maret 2025 | 11:58 WIB
Dari Haymitch ke Katniss: Mengingat Hunger Games Melalui Sunrise on the Reaping (Foto: IMDb)
Dari Haymitch ke Katniss: Mengingat Hunger Games Melalui Sunrise on the Reaping (Foto: IMDb)

WartaJatim.CO.ID - Novel kelima dalam waralaba Hunger Games berjudul "Sunrise on the Reaping" yang dirilis pada 18 Maret 2025 mengungkap kisah gelap Haymitch Abernathy, mentor pemabuk yang mendampingi Katniss Everdeen dalam perjuangannya melawan Capitol.

Karya terbaru Suzanne Collins ini membawa pembaca kembali ke Panem 24 tahun sebelum peristiwa trilogi utama, saat Haymitch berusia 16 tahun dan terpilih menjadi salah satu peserta Hunger Games ke-50.

"Haymitch Abernathy berusaha untuk tidak terlalu memikirkan peluangnya. Yang ia pedulikan hanyalah melewati hari itu dan bersama gadis yang ia cintai.

Ketika namanya dipanggil, ia dapat merasakan semua mimpinya hancur," demikian kutipan dari sinopsis resmi buku yang menggambarkan awal mula perjalanan Haymitch menuju arena.

Baca Juga: Relevansi Novel Madilog dengan Kondisi Sosial dan Politik Indonesia Saat Ini

Dikenal sebagai Second Quarter Quell, Hunger Games ke-50 memiliki aturan khusus dengan jumlah peserta dua kali lipat dari biasanya.

Haymitch tidak sendirian dari Distrik 12, ia ditemani oleh tiga peserta lainnya: sahabat dekatnya yang sudah seperti saudara, seorang penjudi kompulsif, dan gadis yang digambarkan sebagai "paling angkuh di kota".

Bagi penggemar seri Hunger Games, sosok Haymitch Abernathy bukanlah nama asing. Ia diperkenalkan sejak buku pertama sebagai mentor berwatak keras yang tenggelam dalam alkohol.

Dalam trilogi asli, karakter ini secara bertahap mengungkapkan kisah traumatisnya tentang bagaimana ia memenangkan Hunger Games dengan cara yang tidak konvensional dan konsekuensi mengerikan yang harus ditanggungnya.

Baca Juga: Mendalami Novel Norwegian Wood Karya Haruki Murakami

Dari informasi yang tersebar dalam trilogi utama, pembaca telah mengetahui bahwa Haymitch berhasil memenangkan permainan dengan memanfaatkan medan gaya di tepi arena.

Ketika peserta terakhir selain dirinya melempar kapak ke arahnya, senjata tersebut memantul kembali dan justru membunuh lawannya. Strategi ini dianggap sebagai bentuk pembangkangan terhadap Capitol.

Sebagai hukuman atas tindakannya, Presiden Snow memerintahkan pembunuhan terhadap ibu, saudara laki-laki, dan kekasih Haymitch.

Tragedi ini menjelaskan transformasi Haymitch menjadi sosok yang sinis dan tergantung pada alkohol, seperti yang digambarkan dalam pertemuan pertamanya dengan Katniss dan Peeta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X