WartaJatim.CO.ID - Bertemu dengan staf khusus Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes), Rendra menegaskan bahwa desa harus tidak hanya fokus sebagai produsen, tetapi juga mampu menjual produknya secara luas dengan memanfaatkan teknologi digital.
Baca Juga: Netizen Riuh! Momen Rich Brian & Extra Joss Jadi Trending Topic di Twitter
"Pemasaran digital adalah kunci. Jika desa ingin berkembang, maka harus bisa bersaing di pasar nasional hingga global dengan memanfaatkan teknologi," ujar Rendra, Sabtu (22/2/2025).
Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Kemendes di Jakarta ini, juga dibahas strategi agar kampus dan pemerintah dapat berkolaborasi dalam membangun ekosistem pemasaran digital bagi produk-produk desa.
Baca Juga: Ngantuk Sebelum Manggung, Rich Brian Minum Ekstra Joss! Netizen: Here We Go!
Ia menilai bahwa kampus memiliki peran strategis dalam mengedukasi, melakukan riset, serta mengembangkan teknologi yang dapat diterapkan langsung di desa.
Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha diyakini dapat mempercepat transformasi digital di pedesaan.
Baca Juga: Momen Berbuka Puasa yang Spesial dengan Brazilian BBQ dan Kambing Guling
Dengan kolaborasi ini, bukan tidak mungkin desa-desa di Indonesia bisa menjadi pusat ekonomi berbasis digital yang mampu bersaing di tingkat internasional.
(***)
Artikel Terkait
Rendra Masdrajad Safaat Respons Cepat Keluhan Warga Terkait Infrastruktur di Kota Malang
HUT Ke-9 MMC Dihadiri Wali Kota Malang Terpilih Wahyu Hidayat dan Dewan Kota Malang Rendra Masdrajat
Rendra Masdrajad Safaat Takziyah ke Keluarga Pak Suyono, Ketua Linmas yang Gugur Saat Pilkada 2024
Rendra Masdrajad Safaat Lakukan Kunjungan Kerja ke Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bersama Ketua DPRD Kota Malang
Rendra Masdrajad Safaat Bersama Pimpinan DPRD Kota Malang Temui Mahasiswa Aksi Demo di Depan Gedung Dewan