• Sabtu, 18 April 2026

Reses di Lowokwaru, Puguh Wiji Pamungkas Serap Aspirasi Pendidikan SMA di Jawa Timur

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 26 Februari 2025 | 20:56 WIB
Reses Serap Aspirasi  oleh H. Puguh Wiji Pamungkas (Foto: dok Puguh Wiji Pamungkas)
Reses Serap Aspirasi oleh H. Puguh Wiji Pamungkas (Foto: dok Puguh Wiji Pamungkas)

WartaJatim.CO.ID - Reses Serap Aspirasi yang digelar oleh H. Puguh Wiji Pamungkas, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan dan harapan mereka.

Salah satu isu yang mencuat dalam diskusi tersebut adalah kualitas pendidikan tingkat SMA di Jawa Timur yang masih perlu ditingkatkan.

Dalam sesi dialog, Wicaksono, warga Tanjungsekar, menyoroti kesiapan sekolah menengah atas dalam membekali siswa dengan keterampilan yang memadai.

Baca Juga: Kuota Jemaah Haji Reguler Indonesia Terisi Lebih dari 50% dalam Masa Pelunasan

Ia menyinggung Instruksi Presiden (Inpres) No. 6 Tahun 2016 dan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 8 Tahun 2021 tentang revitalisasi SMA, serta mempertanyakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan lulusan SMA siap menghadapi dunia kerja maupun perguruan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, H. Puguh Wiji Pamungkas menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan SMA dan SMK di Jawa Timur.

Salah satu kebijakan utama yang disiapkan adalah alokasi dana Bantuan Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) sebesar Rp1 triliun pada tahun 2025.

Baca Juga: Romo H.R. Muhammad Syafi'i: Kolaborasi Ormas Islam Penting untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

"Dana ini diperuntukkan bagi SMA/SMK negeri maupun swasta agar mutu pendidikan semakin terjaga dan siswa mendapatkan fasilitas yang lebih baik," jelasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa anggaran pendidikan di Jawa Timur mencapai Rp8,7 triliun atau sekitar 31,58% dari total APBD Jawa Timur, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekolah di seluruh provinsi.

Lebih lanjut, H. Puguh Wiji Pamungkas menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat agar program peningkatan keterampilan siswa dapat berjalan efektif.

Baca Juga: Kemenperin dan IKEA Indonesia: Sinergi untuk Meningkatkan Daya Saing IKM Melalui Program Teras Indonesia

Dengan jumlah SMA Negeri dan Swasta yang cukup besar di Jawa Timur, kolaborasi ini menjadi kunci sukses dalam memperbaiki sistem pendidikan.

"Kami akan terus mengawal kebijakan ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa dan tenaga pendidik. Aspirasi dari masyarakat seperti ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan," tambahnya.

Dengan adanya forum reses ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang aktif menyuarakan aspirasinya, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada rakyat dan membawa dampak positif bagi pendidikan di Jawa Timur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X