WartaJatim.CO.ID - Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Kota Malang 2025 kini tengah berlangsung dengan semangat yang tinggi.
Lima kelurahan yang terpilih sebagai peserta telah ditetapkan melalui usulan dari masing-masing kecamatan.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Pada Selasa, 18 Maret 2025, kelurahan-kelurahan tersebut mengikuti tahapan paparan di ruang Ngalam Command Center (NCC) yang terletak di Balai Kota Malang.
Baca Juga: Sentra Batik di Malang: Wisata Budaya dan Sejarah yang Wajib Dikunjungi
Tahapan ini bertujuan untuk menentukan tiga finalis yang akan melanjutkan ke proses verifikasi lapangan guna menentukan pemenang lomba.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, memberikan arahan penting mengenai peran kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menekankan bahwa kelurahan merupakan pondasi utama yang tidak hanya memberikan pelayanan publik, tetapi juga berfungsi sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat.
Baca Juga: Layoff Massal: Dampak Besar bagi Generasi Z di Indonesia
“Lima kelurahan ini layak menjadi best practice, contoh bagi kelurahan lainnya. Dalam aktivasinya tentu tidak mudah karena membutuhkan upaya besar untuk merangkul semua lini masyarakat,” bebernya.
Tema yang diusung dalam Lomdeskel tahun ini adalah ‘Kelurahan Swasembada Menuju Jawa Timur Gerbang Nusantara Baru’.
Lomba ini diharapkan menjadi ajang konstruktif yang sejalan dengan core values Provinsi Jawa Timur, yaitu Inisiatif, Kolaborasi, dan Inovasi (IKI).
“Bagaimana kita menghadirkan pembangunan kelurahan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik atau visual, melainkan juga aspek nonfisik seperti aktivitas sosial kemasyarakatan.
Pembangunan fisik bisa terjaga jika aktivitas sosial juga bisa terjalin dengan baik, sehingga sinergi fisik dan nonfisik bisa terjalin dengan baik,” jelasnya lagi.
Lomba ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mengevaluasi perkembangan kelurahan dengan menilai tingkat kreativitas, sinergi, serta inovasi dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, khususnya melalui swasembada pangan.
Artikel Terkait
Sosialisasi Tata Kelola Pupuk Bersubsidi di Malang: Dorong Swasembada Pangan Sesuai Asta Cita Presiden
Desa Sumberkerang Raih Juara 1 Lomba Desa Inklusif Tingkat Nasional 2024
Polresta Malang Kota Tanam Jagung Varietas Unggul, Komitmen Dukung Program Food Estate Untuk Swasembada Pangan
Pemerintah Kota Batu Gelar Lomba Desa dan Kelurahan 2025: Penilaian Administrasi untuk Mendorong Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Baznas Kota Malang Gelar Acara ‘Gebyar Lailatulqadar’ untuk Santuni 1.000 Anak Yatim dan Duafa di Hotel Grand Mercure