WartaJatim.CO.ID -Pada Senin, 7 April 2025, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Danrem 083 Baladhika Jaya, Kolonel Infanteri Tri Setyo Wibowo, S.IP., M.Sos., serta Forkopimda Kabupaten Malang melaksanakan panen raya padi di hamparan persawahan Desa Kemulan yang terletak di Kecamatan Turen.
Acara ini menjadi momen penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggunakan alat panen modern berupa combine harvester yang dikemudikan langsung oleh Danrem.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Bupati Sanusi juga menyaksikan proses pembelian gabah dari petani oleh Bulog Sub Divisi Regional Malang dengan hasil ubinan mencapai 5,24 kg per meter persegi dan kadar air sebesar 24%.
Baca Juga: Prabowo Terima Laporan Harga Gabah Naik & Produksi Meningkat: Kita Harus Kerja Keras
Perkiraan produksi padi dari lahan tersebut diperkirakan mencapai 8,38 ton per hektar dengan harga pembelian nasional sebesar Rp. 6.500 per kilogram.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanusi didampingi oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Nurman Ramdansyah dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Ir. Avicenna Medisca Saniputera menyerahkan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani setempat.
Bantuan yang diserahkan secara simbolis mencakup satu unit traktor roda empat untuk Kelompok Tani Dewi Sri I di Desa Jeru serta satu unit traktor lainnya untuk Kelompok Tani Sumber Rejeki di Desa Sumberoto.
Baca Juga: Prabowo Dapat Apresiasi dari Petani: Pupuk Lancar, Harga Gabah Menguntungkan
Selain itu, tujuh unit hand sprayer diberikan kepada Kelompok Tani Tani Makmur I dari Desa Gunungsari dan lima unit hand sprayer masing-masing untuk Kelompok Tani Tani Maju II serta Sekar Arum I yang berada di Kecamatan Tajinan.
Hadir dalam acara tersebut berbagai pihak termasuk perwakilan Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Malang dan pimpinan PT Pupuk Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian lokal.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto memimpin kegiatan panen raya nasional yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada hari yang sama dengan pusat acara berada di Desa Randegan Wetan Kecamatan Jati 7 Kabupaten Majalengka Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui panen raya serentak yang melibatkan petani dari empat belas provinsi dan seratus lima puluh enam kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Dalam suasana penuh semangat tersebut, Presiden Prabowo turut melakukan panen padi menggunakan alat modern sambil menyaksikan transaksi pembelian gabah petani oleh Perum Bulog sebagai dukungan nyata terhadap kesejahteraan para petani lokal.
Dialog interaktif antara Presiden Prabowo dengan para petani juga dilakukan secara virtual menghubungkan mereka dengan peserta lain dari tiga belas provinsi berbeda selama pelaksanaan panen raya serentak ini.
Artikel Terkait
Prabowo Ungkap Peran Vital Petani Saat Panen Raya: “Tanpa Pangan, Tak Ada Negara”
Panen Raya Padi Serentak di Banyuwangi: Dukungan Forpimda untuk Swasembada Pangan Nasional Bersama Presiden Prabowo
Panen Raya Padi di Bojonegoro: Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kabupaten Gresik Berpartisipasi dalam Panen Raya Padi Serentak Nasional untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan di Indonesia
Panen Raya Jombang: Strategi Pemerintah Wujudkan Swasembada Pangan Melalui Akselerasi Produktivitas Pertanian Nasional