• Sabtu, 18 April 2026

Halal Bi Halal Pemkab Malang Dapil 4: Memperkuat Ukhuwah dan Mendorong Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Malang

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 23 April 2025 | 13:36 WIB
Halal Bi Halal Pemkab Malang di Dapil 4: Memperkuat Ukhuwah dan Komitmen Pembangunan (Foto: malangkab.go.id)
Halal Bi Halal Pemkab Malang di Dapil 4: Memperkuat Ukhuwah dan Komitmen Pembangunan (Foto: malangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1446 H / 2025 M, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar acara Halal Bi Halal di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4.

Acara ini berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Sumberpucung pada Selasa pagi (22/4) dan dihadiri oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., serta Wakil Bupati Dra. Hj. Lathifah Shohib.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Kegiatan Halal Bi Halal ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Malang, Kapolres Malang, serta tokoh masyarakat dan agama setempat.

Baca Juga: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia: Peran Strategis Kepala Daerah dan Program Pendidikan di Tahun 2025

Momentum ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana untuk saling membersihkan hati dan memperkuat ukhuwah antarwarga. Bupati Malang dalam sambutannya menyampaikan,
"Atas nama Pemkab Malang, saya mengucapkan Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf dan kekurangan."

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi kemajuan daerah. Dalam konteks ini, penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan berkualitas menjadi fokus utama.

Baca Juga: Peringatan Hari Kartini 2025 di Lumajang: Bupati Indah Amperawati Kunjungi Wisma Lansia untuk Menyebarkan Kasih Sayang dan Penghormatan

Bupati Sanusi menjelaskan bahwa program pendirian Sekolah Rakyat Unggul sangat diperlukan untuk memutus rantai kemiskinan. Sekolah ini bertujuan untuk menginspirasi mental dan mengembangkan intelektual peserta didik melalui keunggulan dalam pemikiran dan karakter.

Selain itu, program pembentukan "Koperasi Desa Merah Putih" juga menjadi sorotan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mendorong kesejahteraan masyarakat desa.

Bupati Sanusi menambahkan, "Saat ini, di Kabupaten Malang tercatat sebanyak 976 koperasi aktif yang tersebar di 378 desa dan 12 kelurahan pada 33 Kecamatan. Oleh karena itu, saya mendorong agar Perangkat Daerah, para pemangku kepentingan, serta stakeholders terkait untuk dapatnya mendukung pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih ini. Langkah tersebut dapat direalisasikan melalui pembangunan koperasi baru, pengembangan kelembagaan dan unit usaha koperasi aktif yang sudah ada, maupun merevitalisasi koperasi tidak aktif yang sudah ada di desa/kelurahan."

Baca Juga: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Gelar Apel Peringatan Hari Bumi 2025 dengan Pesan Penting Hemat Energi dan Lindungi Lingkungan

Beliau mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Malang dalam lima tahun ke depan.

Bupati Sanusi menekankan pentingnya menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak secara emosional dan kuat secara spiritual.

Dengan semangat gotong-royong, diharapkan pendidikan di Kabupaten Malang dapat lebih baik dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X