Lapas diharapkan menjadi tempat untuk mengukir harapan dan membangun kembali jati diri manusia.
Akbar menjelaskan bahwa lapas memiliki tanggung jawab menjalankan program rehabilitasi, resosialisasi, dan menjaga keamanan.
Saat ini, terdapat 2.067 warga binaan yang mengikuti pembinaan untuk meningkatkan kualitas diri mereka.
“Image yang dilihat masyarakat luar lapas itu hitam, lapas ini sampah. Kami bersama seluruh warga binaan berkomitmen untuk membuang image itu. Bahwa di lapas itu tidak hitam, tapi ada pelangi. Ada nilai kreativitas yang dimiliki warga binaan melalui kegiatan-kegiatan yang ada. Dan ini nantinya bisa dibawa keluar ke masyarakat,” jelas Akbar.
Akbar juga menegaskan bahwa pembinaan warga binaan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak.
Ia mengajak pemerintah daerah, masyarakat, media, dan LSM untuk terus memberikan dukungan positif.
“Kami juga memerlukan dukungan dari pemerintah daerah juga masyarakat, media, LSM. Mari terus dukung teman-teman ini, jangan selalu dicari salahnya, tapi cari positifnya dan kurangnya diangkat, karena semua yang di dalam ini saudara kita,” pungkasnya. (gha)
Artikel Terkait
Wali Kota Malang Pimpin Apel Pagi dan Berikan Penghargaan kepada Kelurahan Terbaik serta Capaian Kinerja 2024
Wali Kota Malang Luncurkan Program My Village My Home dan Arjosari Woman Festival II untuk Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan Masyarakat
Festival Jajanan Pasar 2025: Wali Kota Malang Buka Event Kuliner untuk Dukung UMKM dan Pelestarian Tradisi
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Ajak Warga NU UM Perkuat Ukhuah Islamiah dan Sinergi Demi Pembangunan Kota Mbois Berkelas
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Resmikan Pembangunan Gedung Servis, Poliklinik, dan Jembatan Penghubung RSI Aisyiyah