WartaJatim.CO.ID - Kota Malang terus berupaya menciptakan lingkungan yang ramah bagi para lanjut usia (lansia) melalui berbagai program dan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan pembinaan lansia.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Pada Senin, 5 Mei 2025, Pemkot Malang mengadakan kegiatan pembinaan lansia yang difasilitasi oleh organisasi Karang Wreda di Rumah Alam Jaya (RAJ) Sukun.
Baca Juga: Anggota DPR RI Alamuddin Dimyati Rois Wafat di Jawa Tengah Usai Kecelakaan Tol Pemalang-Batang
Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para lansia agar dapat hidup lebih sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat, yang disingkat dengan SMART.
Donny Sandito, Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, menyatakan bahwa Pemkot Malang berkomitmen menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi kelompok rentan, termasuk lansia.
Ia menjelaskan bahwa Kota Malang telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang menjadi landasan dalam meningkatkan kesejahteraan lansia.
Peraturan tersebut menekankan pemenuhan kebutuhan fisik dan mental lansia serta memberikan perlindungan agar mereka dapat hidup dengan layak.
Dalam kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin, program Dasa Bakti Ngalam Tahes, Ngalam Ngopeni, dan Ngalam Santun menjadi prioritas dalam memberikan jaminan sosial bagi lansia.
Donny menegaskan, “Ini adalah program unggulan Wali Kota Malang yang mencakup berbagai bidang yang salah satunya menyentuh kesejahteraan sosial dan kesehatan lansia.”
Baca Juga: Dewi Agustiningsih, Doktor Termuda dan Tercepat UGM Asal Banyuwangi yang Kini Jadi Dosen ITB
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menunjukkan bahwa Angka Harapan Hidup (AHH) di Kota Malang terus meningkat setiap tahun.
Pada tahun 2024, AHH Kota Malang tercatat sebesar 75,54, lebih tinggi dibandingkan angka AHH Jawa Timur yang 75,07 dan nasional yang 74,15.
Peningkatan ini menjadi indikator bahwa kualitas pembangunan manusia di Kota Malang berjalan dengan baik.
Artikel Terkait
Rendra Masdrajad Safaat Dukung Penuh Rencana Pemkot Malang Bangun Kampus 2 MIN 1 hingga MAN 2 di Islamic Center
Pemkot Malang Siapkan Aset untuk Program Sekolah Rakyat: Mewujudkan Pendidikan Inklusif
Pemkot Malang Siapkan Fasilitas untuk Program Sekolah Rakyat, Inisiatif Pendidikan bagi Anak Miskin Ekstrem
Pelantikan 94 Pejabat di Pemkot Malang: Wali Kota Wahyu Hidayat Dorong Kinerja ASN yang Solid
Pemkot Malang Berkomitmen Wujudkan Program Sekolah Rakyat untuk Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Miskin Ekstrem