• Sabtu, 18 April 2026

Anak 4 Tahun di Malang Diculik saat Ibu Tinggalkan Rumah, Pelaku Todongkan Pisau ke Pengasuh

Photo Author
Shintiya Yulia Frantika, Wartajatim.co.id
- Kamis, 22 Mei 2025 | 17:19 WIB
Polisi masih buru pelaku penculikan anak di Dau, Malang, yang sempat todongkan pisau ke ART. (Foto: Dok. Humas Polres Malang)
Polisi masih buru pelaku penculikan anak di Dau, Malang, yang sempat todongkan pisau ke ART. (Foto: Dok. Humas Polres Malang)

WartaJatim.CO.ID – Sebuah insiden penculikan anak menggegerkan warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun dilaporkan diculik oleh orang tak dikenal pada Kamis pagi, 22 Mei 2025, di kawasan Perumahan Pesona Mutiara Tidar, Desa Karangwidoro.

Berdasarkan informasi awal, pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban secara paksa, lalu mengancam pengasuh menggunakan senjata tajam sebelum membawa kabur sang anak.

Baca Juga: TP PKK Kabupaten Lumajang Luncurkan Gerakan Stop Boros Pangan untuk Ketahanan Pangan dan Kesadaran Konsumsi Makanan Berkelanjutan

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., mengonfirmasi adanya laporan penculikan tersebut.

Ia menyebut kasus ini tengah ditangani oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Malang dan Unit Reskrim Polsek Dau.

“Benar, kami menerima laporan adanya dugaan penculikan anak di wilayah hukum Polsek Dau. Saat ini masih dalam penyelidikan dan proses pendalaman,” kata Danang saat dikonfirmasi, Kamis, 22 Mei 2025 siang.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi saat ibu korban, Adinda Charista Ayu (34), sedang meninggalkan rumah untuk bertemu seseorang yang mengaku ingin membahas bisnis di sebuah kafe di Kota Batu.

Baca Juga: Peluncuran Pujasera Kaloka dan Gelar Potensi UMKM di Desa Bangsri Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Plandaan

Tak berselang lama, ia mendapat telepon panik dari asisten rumah tangganya (ART) yang melaporkan bahwa seseorang tak dikenal masuk ke rumah dengan membawa senjata tajam.

Pelaku disebut menodongkan pisau ke ART dan langsung membawa anak bungsu Adinda. Belum diketahui motif pasti di balik penculikan ini.

Adinda yang panik segera melapor ke Polsek Dau untuk meminta pertolongan.

Selain kehilangan anaknya, Adinda juga mengaku mengalami kerugian materiil sekitar Rp 20 juta.

Uang tersebut diduga sempat ditransfer kepada pelaku, namun belum dapat dipastikan apakah hal itu berkaitan dengan permintaan tebusan atau motif lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shintiya Yulia Frantika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X