• Sabtu, 18 April 2026

TNI Kirim Sinyal Tegas! Usai Perwira AL Dikeroyok di Terminal Arjosari, Preman Tak Akan Dibiarkan

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 4 Juli 2025 | 09:43 WIB
Foto Ilustrasi - Perwira TNI AL menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang. ( pixabay.com)
Foto Ilustrasi - Perwira TNI AL menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang. ( pixabay.com)

WartaJatim.CO.ID - Suasana Terminal Arjosari, Malang, mendadak mencekam usai terjadi insiden pengeroyokan terhadap seorang perwira TNI Angkatan Laut pada Kamis, 26 Juni 2025. Kejadian yang bermula dari perselisihan antara korban dan seorang calo penumpang itu berujung pada aksi kekerasan oleh sekelompok orang yang diduga rekan pelaku utama.

Peristiwa ini langsung memicu perhatian serius dari jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam pernyataan resminya, TNI menyampaikan komitmen penuh untuk membantu proses pengejaran terhadap para pelaku yang hingga kini masih dalam pelarian. TNI juga menegaskan bahwa identitas para pelaku telah berhasil diidentifikasi dan dalam waktu dekat akan dilakukan penindakan tegas.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyampaikan bahwa kasus ini tidak hanya menjadi urusan pribadi institusi, tetapi menyangkut rasa aman masyarakat secara umum. Ia menegaskan bahwa TNI akan mengawal kasus ini hingga para pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga: Wali Kota Malang Luncurkan Program My Village My Home dan Arjosari Woman Festival II untuk Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan Masyarakat

“TNI akan membantu penuh pihak kepolisian dalam memburu dan menangkap para pelaku. Data para pelaku sudah kita dapatkan,” ujar Mayjen Kristomei dalam keterangan pers pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Menurut Kristomei, aksi premanisme yang terjadi di ruang publik seperti terminal sangat meresahkan dan tidak bisa dibiarkan berkembang. Oleh karena itu, TNI mengambil posisi tegas untuk ikut serta dalam penanganan kasus tersebut, sekaligus menegaskan komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Pemberantasan premanisme adalah salah satu bagian tanggung jawab dari TNI,” tambahnya dengan nada tegas.

Baca Juga: Linmas Arjosari Terima Pembinaan Restorative Justice untuk Tingkatkan Peran Keamanan Masyarakat

Lebih lanjut, TNI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi premanisme. Ia berharap masyarakat tidak ragu dalam melaporkan setiap bentuk intimidasi, pemalakan, maupun kekerasan yang terjadi di sekitarnya.

“Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindakan premanisme,” ujar Kristomei.

Insiden ini diketahui bermula saat sang prajurit TNI AL terlibat adu argumen dengan seseorang yang diduga berprofesi sebagai juru panggil penumpang atau calo. Perdebatan yang terjadi dengan nada tinggi itu memanas dan memicu keterlibatan beberapa orang lainnya, yang disebut-sebut sebagai rekan dari calo tersebut. Tanpa banyak peringatan, mereka pun melakukan pengeroyokan terhadap prajurit yang tengah bertugas tersebut.

Baca Juga: Kirab Obor Porprov IX Jawa Timur 2025 Tiba di Kota Batu, Simbol Semangat dan Persatuan Malang Raya

Hingga saat ini, belum dirilis identitas korban secara resmi kepada publik. Namun, pihak berwenang memastikan bahwa proses hukum akan berjalan tanpa hambatan, dan para pelaku yang terlibat akan ditindak sesuai ketentuan.

Kejadian ini menjadi peringatan serius atas maraknya praktik premanisme di ruang-ruang publik yang selama ini kerap luput dari perhatian. Keberadaan calo dan kelompok kekerasan serupa tidak hanya meresahkan, tetapi juga menimbulkan ancaman nyata bagi keselamatan warga dan aparat negara.

Dengan keterlibatan langsung TNI, diharapkan proses pengejaran pelaku akan berlangsung cepat dan transparan. Sikap tegas yang ditunjukkan oleh TNI dalam kasus ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa institusi militer tidak akan diam jika anggotanya menjadi korban kekerasan, apalagi di tengah tugas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X