Tidak hanya itu, BEC juga menghadirkan penampilan bertema Best Costume dari SKPD dan instansi yang turut menyemarakkan acara dengan kreasi kostum dari tahun 2011 hingga 2025.
Baca Juga: El Rumi Ogah Komentari Dugaan Bullying SA, Pilih Diam dan Serahkan ke Ahmad Dhani & Al Ghazali
“Selamat menyaksikan dan inilah BEC. Setiap peserta menarasikan tentang kearifan, tentang warisan, tentang kebanggaan akan akar budaya lokal,” ujar Bupati Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya kepada penonton dan undangan.
Ia menambahkan bahwa setiap tahun, Banyuwangi selalu memiliki ide dan konsep baru untuk parade yang diangkat dari tradisi masyarakat setempat.
Selain parade budaya, BEC 2025 juga dirangkaikan dengan Sekarkijang Creative Fest 2025 yang berlangsung sejak Kamis (10/7) hingga Sabtu (13/7).
Baca Juga: Bupati Pasuruan Sidak Sekolah Rakyat: Fasilitas Sudah 95 Persen Tercukupi dan Siap Digunakan
Kegiatan tersebut menampilkan berbagai produk kreatif dari puluhan UMKM Banyuwangi, mulai dari batik, kopi, aksesoris, kerajinan tangan, hingga produk pertanian dan kulit yang dipamerkan di area Taman Blambangan.
Dengan kehadiran para kepala daerah, tokoh nasional, serta delegasi internasional, BEC 2025 menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal Banyuwangi memiliki daya tarik yang kuat di panggung nasional dan global. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Malang Kukuhkan Pimpinan DMI dan BKMM Kecamatan Gondanglegi, Perkuat Peran Masjid dan Iman Masyarakat
Bupati Malang dan Gubernur Jatim Hadiri Harlah Ke-79 Muslimat NU, Perkuat Peran Sosial dan Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Malang
Gubernur Khofifah dan Bupati Malang Serahkan Sapi Pedet untuk Wujudkan Cita-cita Siswa SD Negeri 2 Klampok
Bupati Malang Tandatangani MOU dengan PT. Milion Limbah Indonesia untuk Pengelolaan Sampah Tingkat Lanjut yang Berkelanjutan
Bupati Malang Hadiri Pagelaran Wayang Kulit HUT ke-151 Desa Gedogwetan, Apresiasi Gotong Royong Warga