• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Malang Dukung Majelis Ta’lim NU Sumbermanjing Wetan untuk Perkuat Keimanan dan Kebersamaan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 17 Juli 2025 | 20:02 WIB
Bupati Malang Apresiasi Majelis Ta'lim NU di Masjid Al Hidayah Sumbermanjing Wetan (Foto: malangkab.go.id)
Bupati Malang Apresiasi Majelis Ta'lim NU di Masjid Al Hidayah Sumbermanjing Wetan (Foto: malangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., hadir dalam kegiatan Majelis Ta'lim yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Malang di Masjid Al Hidayah, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, pada Senin malam, 14 Juli 2025.

Kegiatan keagamaan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, antara lain Kapolres Malang, Dandim 0818, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, yang menunjukkan dukungan kuat dari unsur pemerintah terhadap aktivitas religius masyarakat.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Dalam suasana sejuk khas dataran tinggi pesisir selatan, Abah Sanusi sapaan akrab Bupati Malang menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan majelis ta’lim yang dinilainya membawa manfaat besar bagi umat.

Baca Juga: Diam-diam Disiapkan Ketat, Tim Muda Binaan BRI Ini Siap Guncang Piala Dunia Remaja di Swedia

"Syukur alhamdulillah pada malam hari ini kita bersama-sama di masjid yang masih baru dengan suasana yang sejuk karena berada di ketinggian mesti di dekat pantai. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan barokah dari Allah SWT."

"Atas nama Pemkab Malang, Saya bupati Malang bersama rokok pindah Pak Kapolres Pak damdim Pak Sekretaris mengapresiasi kegiatan ini. Dengan semakin diviralkan gerakan semacam ini Insya Allah membawa barokah dan berkah bagi masyarakat Kabupaten Malang."

Tak hanya menyampaikan dukungan, Bupati Sanusi juga mengenang masa awal kepemimpinannya di tahun 2018, saat dirinya merasa prihatin karena masih ada siswa SD dan SMP yang belum mampu membaca surat Al-Fatihah.

Baca Juga: Jaringan Pemred Promedia Jateng Audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

Berangkat dari keprihatinan tersebut, ia pun mencetuskan kebijakan pendidikan religius di lingkungan sekolah yang dikenal dengan nama Sekolah Plus Nganji (SPN), dengan mewajibkan kegiatan mengaji selama 15 menit setiap hari serta pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah.

Ia mengungkapkan bahwa program SPN telah menunjukkan hasil positif, salah satunya ketika ia mengunjungi SD di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, dan menyaksikan langsung seluruh siswanya mengaji bersama secara rutin.

"Alhamdulillah dari program itu kemudian kita waktu Sambang Desa menjumpai ada sekolah dasar di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, yang seluruh siswanya itu sudah dapat mengaji secara bareng-bareng se sekolah."

Baca Juga: Surfing hingga River Tubing di Medewi Bali, Desa Wisata yang Sembunyikan Surga Ombak dan Sunset

"Mari kita teruskan kegiatan majelis taklim seperti ini karena kegiatan yang baik untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu juga terjalin kebersamaan yang baik antara ulama dan Umara serta masyarakat bisa bersama-sama menggerakkan kegiatan keagamaan."

Kegiatan Majelis Ta’lim di Masjid Al Hidayah tersebut juga dihadiri oleh Ketua Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Malang beserta jajaran pengurus NU tingkat kecamatan dan kabupaten.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X