• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Malang Hadiri Bersih Desa Mendalanwangi dan Ajak Warga Amalkan Sedekah serta Gotong Royong

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 17 Juli 2025 | 20:02 WIB
Abah Sanusi Meriahkan Bersih Desa Mendalanwangi, Tekankan Pentingnya Sedekah dan Ilmu untuk Sesama (Foto: malangkab.go.id)
Abah Sanusi Meriahkan Bersih Desa Mendalanwangi, Tekankan Pentingnya Sedekah dan Ilmu untuk Sesama (Foto: malangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri pertunjukan wayang kulit dalam rangkaian kegiatan Bersih Desa Mendalanwangi yang digelar pada Minggu malam, 13 Juli, di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Acara budaya ini merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan masyarakat Desa Mendalanwangi sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menjaga kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Dalam kesempatan tersebut, Abah Sanusi sapaan akrab Bupati Malang menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Desa Mendalanwangi dan seluruh warga atas terselenggaranya kegiatan Bersih Desa yang berlangsung dengan meriah.

Baca Juga: Diam-diam Disiapkan Ketat, Tim Muda Binaan BRI Ini Siap Guncang Piala Dunia Remaja di Swedia

"Selamat melaksanakan bersih desa dan semoga kita semua diberikan barokah kesehatan, panjang umur dan sehat walafiat. Dijauhkan dari segala musibah, dan diberikan barokah banyak rezekinya, panjang umur dan sehat wallafiat," terang Bupati Malang saat memberikan arahan sekaligus menyapa masyarakat Desa Mendalanwangi.

Bupati menjelaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan seperti ini sejalan dengan ajaran Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya tolong-menolong dan berbagi kebaikan kepada sesama.

Ia juga mengaitkan ajaran tersebut dengan semangat gotong royong yang menjadi dasar dalam pendirian Negara Republik Indonesia oleh Presiden Soekarno.

Baca Juga: Jaringan Pemred Promedia Jateng Audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

"Rasullullah bersabda kalau kita ingin dijauhkan dari musibah, itu supaya banyak sodakoh. Sodakoh itu menolak balak. Diajarkan memberi kesenangan kepada sesama, memberi kemanfaatan kepada orang lain. Allah SWT menjanjikan bahwa barokahnya sodakoh ini akan kembali ke yang melaksanakan," ujar Bupati Malang.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bentuk sedekah sangatlah beragam, mulai dari memberikan harta, berbagi makanan, menyumbangkan ilmu, hingga membantu dengan tenaga dan jabatan yang dimiliki.

Menurutnya, pada malam tersebut warga telah bersedekah melalui sajian dan hidangan yang diberikan dalam rangkaian acara.

Baca Juga: Surfing hingga River Tubing di Medewi Bali, Desa Wisata yang Sembunyikan Surga Ombak dan Sunset

Sedangkan mereka yang memiliki kemampuan finansial, bisa bersedekah melalui harta benda.

Bagi warga yang memiliki ilmu, diajak untuk berbagi pengetahuan agar bermanfaat bagi orang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X