WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, mendampingi Deputi I Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Malang pada Rabu (20/8) siang.
Peninjauan dilakukan di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Dinas Tenaga Kerja, Universitas Kepanjen, serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM, sebagai bagian dari persiapan pembentukan Migran Center.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Rencana pembangunan Migran Center di Kabupaten Malang merupakan hasil tindak lanjut dari arahan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang sebelumnya mengunjungi Malang pada 8–9 Agustus lalu. Dalam kesempatan itu, Menko PM menegaskan bahwa Kabupaten Malang akan dijadikan proyek percontohan bagi layanan terpadu pekerja migran.
Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menjelaskan bahwa koordinasi dengan Kemenko PM sudah dilakukan setelah kunjungan tersebut, termasuk melalui rapat daring pada 15 Agustus.
“Peninjauan ini dalam rangka meninjaklanjuti arahan Menko Pemberdayaan Masyarakat bahwa pemerintah Kabupaten Malang sebagai pilot project terkait Migran Center,” ujar Wabup Lathifah.
Ia menuturkan bahwa salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah LTSA Kepanjen, karena letaknya strategis di pusat pemerintahan Kabupaten Malang.
Meski lokasi final belum diputuskan, Kepanjen dinilai paling memungkinkan untuk dijadikan pusat layanan Migran Center.
Wabup Lathifah menambahkan, keberadaan Migran Center akan mempermudah akses pekerja migran, khususnya mereka yang berasal dari wilayah Malang Selatan.
Lokasi di Kepanjen dianggap tepat karena lebih mudah dijangkau sekaligus didukung fasilitas LTSA yang sudah berjalan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Malang.
“Selain itu, Pekerja Migran Indonesia yang banyak dari wilayah Malang Selatan, sehingga untuk memudahkan dan menjangkau tempat ini. Rombongan datang untuk melihat kesiapan Pemerintah Kabupaten Malang atas Migran Center ini. Kemudian LTSA nya juga sudah berjalan dalam melayani kebutuhan masyarakat, dengan berdasar Surat Keputusan Bupati Malang,” jelas Wabup Lathifah.
Dalam peninjauan tersebut, Deputi I bersama rombongan meninjau sejumlah ruangan, termasuk ruang kosong yang berpotensi dimanfaatkan.
Artikel Terkait
Pengukuhan Pengurus APKASI 2025-2030 di Jakarta, Fandi Akhmad Yani Pimpin Perlindungan Pekerja Migran
BRI Resmikan Cabang Baru di Taiwan, Siap Layani Ratusan Ribu Pekerja Migran Indonesia
Pemerintah Kabupaten Lumajang Tingkatkan Pelatihan Keterampilan untuk Kurangi PMI Non Prosedural dan Lindungi Pekerja Migran
Menteri LH Hanif Faisol Bahas Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik Bersama Tiga Kepala Daerah Malang Raya
Bupati Malang Pastikan Tarif PBB-P2 Tidak Naik pada 2025