• Sabtu, 18 April 2026

Wabup Malang Lathifah Shohib Dampingi Deputi Kemenko PM Tinjau LTSA dan Rencana Pendirian Migran Center di Kepanjen

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:16 WIB
Migran Center Kabupaten Malang Disiapkan, Wabup Lathifah Dampingi Deputi Kemenko PM (Foto: malangkab.go.id)
Migran Center Kabupaten Malang Disiapkan, Wabup Lathifah Dampingi Deputi Kemenko PM (Foto: malangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, mendampingi Deputi I Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Malang pada Rabu (20/8) siang.

Peninjauan dilakukan di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Dinas Tenaga Kerja, Universitas Kepanjen, serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM, sebagai bagian dari persiapan pembentukan Migran Center.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Rencana pembangunan Migran Center di Kabupaten Malang merupakan hasil tindak lanjut dari arahan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang sebelumnya mengunjungi Malang pada 8–9 Agustus lalu. Dalam kesempatan itu, Menko PM menegaskan bahwa Kabupaten Malang akan dijadikan proyek percontohan bagi layanan terpadu pekerja migran.

Baca Juga: Pemkot Surabaya dan Bea Cukai Musnahkan 11,1 Juta Rokok Ilegal Senilai Rp16,6 Miliar untuk Tekan Kerugian Negara

Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menjelaskan bahwa koordinasi dengan Kemenko PM sudah dilakukan setelah kunjungan tersebut, termasuk melalui rapat daring pada 15 Agustus.

“Peninjauan ini dalam rangka meninjaklanjuti arahan Menko Pemberdayaan Masyarakat bahwa pemerintah Kabupaten Malang sebagai pilot project terkait Migran Center,” ujar Wabup Lathifah.

Ia menuturkan bahwa salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah LTSA Kepanjen, karena letaknya strategis di pusat pemerintahan Kabupaten Malang.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Malang dan Kemenko PM Siapkan Migran Center untuk Perlindungan serta Pemberdayaan Pekerja Migran

Meski lokasi final belum diputuskan, Kepanjen dinilai paling memungkinkan untuk dijadikan pusat layanan Migran Center.

Wabup Lathifah menambahkan, keberadaan Migran Center akan mempermudah akses pekerja migran, khususnya mereka yang berasal dari wilayah Malang Selatan.

Lokasi di Kepanjen dianggap tepat karena lebih mudah dijangkau sekaligus didukung fasilitas LTSA yang sudah berjalan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Malang.

Baca Juga: Momentum Hari Keluarga Nasional ke-32 di Malang, Donny Sandito Tekankan Peran Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan

“Selain itu, Pekerja Migran Indonesia yang banyak dari wilayah Malang Selatan, sehingga untuk memudahkan dan menjangkau tempat ini. Rombongan datang untuk melihat kesiapan Pemerintah Kabupaten Malang atas Migran Center ini. Kemudian LTSA nya juga sudah berjalan dalam melayani kebutuhan masyarakat, dengan berdasar Surat Keputusan Bupati Malang,” jelas Wabup Lathifah.

Dalam peninjauan tersebut, Deputi I bersama rombongan meninjau sejumlah ruangan, termasuk ruang kosong yang berpotensi dimanfaatkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X