WartaJatim.CO.ID - Bupati Malang, Drs. H. Sanusi, M.M., memimpin Entry Meeting yang diadakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Jawa Timur pada Rabu pagi, 9 April 2025.
Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati Malang dan menandai dimulainya pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) untuk Tahun Anggaran 2024.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Dalam acara tersebut, hadir pula Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang serta kepala-kepala dinas terkait seperti Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Inspektorat, dan Kepala Bapedda Kabupaten Malang.
Tim dari BPK-RI akan melaksanakan audit selama 30 hari yang dimulai dari tanggal 8 April hingga 7 Mei 2025.
Bupati Sanusi mengingatkan semua perangkat daerah agar siap memfasilitasi proses pemeriksaan ini dengan baik.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dan proaktivitas dalam menyediakan data yang diperlukan selama pelaksanaan audit berlangsung.
"Untuk itu kepada semua Perangkat Daerah (PD) diharapkan untuk dapat siap memfasilitasi, siap bekerja sama," ungkapnya dalam pernyataan resmi saat entry meeting tersebut.
Dengan komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Malang, harapan besar disampaikan agar tahun ini kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesebelas kalinya secara berturut-turut.
Entry meeting berfungsi sebagai komunikasi awal antara tim pemeriksa dari BPK dengan kementerian serta lembaga yang akan diperiksa lebih lanjut.
Baca Juga: Dampak Civil Phobia terhadap Kehidupan Sosial: Sebuah Realita yang Terabaikan
Selain itu, pertemuan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko sebelum dilakukan pemeriksaan terperinci oleh tim auditor BPK-RI nantinya.
Melalui entry meeting ini diharapkan dapat tercipta kesamaan persepsi mengenai proses pelaksanaan pemeriksaan sehingga berjalan lancar dan efektif bagi semua pihak terkait.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat mewujudkan kesamaan persepsi dan membangun komunikasi terhadap proses pelaksanaan pemeriksaan yang berpengaruh pada keberhasilan serta kelancaran pemeriksaan,” ujarnya menutup pernyataannya. (gha)