WartaJatim.CO.ID - PT Sri Rejeki Isman Tbk, yang lebih dikenal sebagai Sritex, telah dinyatakan dalam keadaan insolvensi oleh Pengadilan Niaga Semarang.
Keputusan ini menandai langkah kritis bagi perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu produsen tekstil terkemuka di Indonesia.
Dalam keterangan resmi yang dirilis oleh pihak kurator, seluruh harta pailit Sritex akan dilelang, dan hasilnya akan digunakan untuk memenuhi kewajiban kepada para kreditur.
Baca Juga: Dukungan Eropa untuk Ukraina Menguat, Menyoroti Perpecahan dengan AS
Kurator menyatakan, "Pemberesan melalui penjualan harta pailit akan segera dilakukan dengan melakukan penilaian terhadap harta pailit terdaftar melalui Kantor Jasa Penilai Publik dan melakukan penjualan melalui lelang di muka umum."
Proses ini diharapkan dapat memberikan transparansi dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
Dalam upaya menjaga nilai aset yang ada, kurator juga membuka opsi untuk menyewakan pabrik dan mesin yang dimiliki Sritex.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2025 Tanggal 2 Maret 2025 untuk Kota Malang
Langkah ini bertujuan untuk merawat harta pailit agar tidak terbengkalai selama proses lelang berlangsung.
"Hal ini dilakukan demi menjaga agar harta pailit tidak terbengkalai dan tetap terjaga perawatannya sembari menunggu proses lelang," ungkap tim kurator.
Selain itu, opsi ini juga diharapkan dapat memberikan pekerjaan baru bagi ribuan karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Baca Juga: Rekomendasi David Gadgetin: iPhone 16 vs. iPhone 16 Pro, Mana yang Lebih Worth It?
Namun, meskipun ada upaya untuk mempertahankan operasional, kurator mengungkapkan bahwa skema Going Concern tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.
"Working capital tidak ada dan pemasukan terbatas," jelas mereka.
Biaya operasional yang tinggi, termasuk tagihan listrik dan gaji karyawan, tidak dapat ditutupi oleh pendapatan yang dihasilkan, sehingga berpotensi merugikan harta pailit.
Artikel Terkait
Kisah di Balik Penutupan PT Sritex: Apa yang Terjadi pada Ribuan Pekerja?
Keluarga Lukminto: Dari Usaha Kecil ke Raksasa Tekstil, Siapa yang Mengendalikan Sritex?
Kisah Pilu di Balik PHK Massal Sritex: Air Mata, Harapan, dan Simfoni Solidaritas Masyarakat
Sritex Masuk Dalam Pailit, Ribuan Karyawan Terkena PHK dan Aset Dilelang