• Sabtu, 18 April 2026

Dampak Banjir di Stasiun Bekasi: Pengguna KRL Hadapi Tantangan Baru

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 4 Maret 2025 | 14:58 WIB
Dampak Banjir di Stasiun Bekasi: Pengguna KRL Hadapi Tantangan Baru (Dok. Pribadi)
Dampak Banjir di Stasiun Bekasi: Pengguna KRL Hadapi Tantangan Baru (Dok. Pribadi)

 

WartaJatim.CO.ID - Banjir yang melanda kawasan sekitar Stasiun Bekasi pada Selasa pagi ini (4/3) tidak hanya mengganggu arus lalu lintas jalan raya, tetapi juga berdampak langsung pada pengguna KRL Commuter Line Bekasi/Cikarang.

Meski PT KAI Commuter memastikan operasional perjalanan tetap berjalan normal, para penumpang merasakan dampaknya secara langsung, terutama dalam akses ke stasiun dan keterlambatan perjalanan.

Hambatan Akses dan Fasilitas TerbatasGenangan air di sisi selatan Stasiun Bekasi menyebabkan akses utama dari Jl. Ir. Juanda terganggu. Para pengguna KRL harus mencari jalur alternatif melalui pintu masuk utara di Jl. Perjuangan.

Baca Juga: Kondisi Terkini Banjir di Villa Nusa Indah: Warga Butuh Bantuan Segera

Bagi pengguna dengan mobilitas terbatas, situasi ini semakin sulit karena fasilitas lift dan eskalator dinonaktifkan akibat padamnya listrik PLN.

“Saya harus menggendong anak sambil melewati genangan air. Ini cukup merepotkan karena biasanya saya menggunakan eskalator,” ujar Rina (35), seorang pengguna setia KRL yang bekerja di Jakarta.

Perjalanan yang TerhambatMeskipun perjalanan KRL diklaim masih aman, keterlambatan tetap terjadi akibat kemacetan di perlintasan sebidang JPL No.78 dan JPL No.81 yang terendam banjir.

PT KAI Commuter menerapkan rekayasa pola operasi, seperti penghentian sementara perjalanan beberapa rangkaian di Stasiun Bekasi dan Stasiun Cakung untuk mengurangi kepadatan antrean kereta.

Baca Juga: HOTEL THE 1O1 MALANG OJ Hadirkan Festival Kuliner Ramadhan Festive Buffet Juara

“Saya sudah menunggu hampir 30 menit, tapi belum ada kepastian kapan kereta berangkat. Ini berdampak ke pekerjaan saya,” keluh Andre (28), karyawan swasta yang biasa naik KRL dari Bekasi ke Sudirman.

Keselamatan dan Ketidaknyamanan PenggunaSelain keterlambatan, pengguna juga dihadapkan pada kondisi stasiun yang lebih padat dari biasanya.

Dengan sebagian perjalanan dihentikan lebih awal, penumpukan penumpang terjadi, terutama di jam sibuk pagi hari.

“Stasiun jadi sangat penuh, dan orang-orang mulai panik karena takut tertinggal kerja,” kata Dedi (42), seorang pengguna KRL lainnya.

Baca Juga: Kota Terendam: Menelusuri Akar Masalah Banjir di Jakarta dan Bekasi serta Upaya Penanganannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X