• Sabtu, 18 April 2026

Ahmad Dhani dan Kontroversi Seksisme: Komnas Perempuan Angkat Suara soal Pemain Naturalisasi

Photo Author
Karyati Niken Sugesti, Wartajatim.co.id
- Jumat, 7 Maret 2025 | 16:15 WIB
Ahmad Dhani dan Kontroversi Seksisme (Foto: dok. IG ahmaddhaniofficial)
Ahmad Dhani dan Kontroversi Seksisme (Foto: dok. IG ahmaddhaniofficial)


Dalam dunia yang semakin sadar akan isu kesetaraan gender, pernyataan kontroversial Ahmad Dhani mengenai naturalisasi pemain bola telah memicu gelombang kecaman dari berbagai kalangan, terutama dari Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).

Dalam rapat Komisi X DPR RI yang berlangsung pada 5 Maret 2025, Dhani mengusulkan agar pemain bola berusia 40 tahun dapat dijodohkan dengan wanita Indonesia sebagai bagian dari proses naturalisasi.

Usulan tersebut tidak hanya dianggap merendahkan martabat perempuan, tetapi juga mencerminkan pandangan seksis yang masih ada dalam masyarakat.

Pernyataan Kontroversial

Ahmad Dhani, yang juga merupakan anggota DPR RI, menyatakan, "Naturaisasi tidak harus pemain. Bisa juga pemain-pemain bola yang sudah diatas usia 40, itu bisa juga kita naturalisasi lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia. Nah, anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain sepak bola yang bagus juga."

Baca Juga: Apa Itu Seksisme? Menyoroti Kontroversi Ahmad Dhani dalam Naturalisasi Pemain Bola

Pernyataan tersebut langsung menuai kritik tajam karena dianggap tidak hanya merendahkan perempuan, tetapi juga mencerminkan pandangan diskriminatif terhadap perempuan Indonesia. Dalam konteks ini, pernyataan Dhani dianggap sebagai bentuk seksisme yang memperkuat stereotip negatif terhadap perempuan.

Reaksi dari Komnas Perempuan

Komnas Perempuan segera merespons pernyataan Dhani dengan kecaman keras melalui pernyataan resminya di laman website komnasperempuan.go.id.

"Komnas Perempuan mengecam pernyataan anggota DPR Ahmad Dhani. Pernyataannya merendahkan perempuan dengan menempatkan mereka hanya sebagai alat reproduksi dan pelayan seksual bagi suami," ujar Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani.

Kecaman ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin peka terhadap isu-isu gender dan tidak ragu untuk mengekspresikan ketidaksetujuan mereka terhadap pandangan yang dianggap seksis.

Baca Juga: Ahmad Dhani Ungkap Rencana Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise di Juni 2025

Menurut Komisioner Komnas Perempuan, Theresia Sri Endras Iswarini, pernyataan Dhani juga mengandung unsur rasisme dan merendahkan martabat Indonesia. Dia menilai Dhani seolah menganggap pesepak bola asing memiliki kualitas genetik lebih baik dibanding orang Indonesia.

Pernyataan rasis itu terlihat dalam dorongan agar naturalisasi tidak diberikan kepada pemain “bule” karena perbedaan ras dengan orang Eropa. Theresia juga menambahkan bahwa pernyataan Dhani berpotensi melanggar hak asasi perempuan serta mencederai citra dan kewibawaan DPR, khususnya Komisi X yang membidangi pendidikan.

Baca Juga: Ahmad Dhani Bocorkan Rencana Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise: Akan Digelar Meriah selama Dua Hari

Kecaman terhadap pernyataan Ahmad Dhani mencerminkan perubahan sikap masyarakat yang semakin kritis terhadap isu-isu gender. Aktivis perempuan dan berbagai organisasi masyarakat sipil turut bersuara, menuntut agar pernyataan seperti ini tidak lagi dianggap remeh.

Kecaman ini menyoroti pentingnya kesetaraan gender dan perlunya kesadaran kolektif untuk melawan seksisme dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam dunia olahraga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Karyati Niken Sugesti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X